HeadlineKabupaten Bandung BaratKelalaianPembangunanPemerintahanPenanggulanganPertanggung Jawaban

Keluhan Warga Ciklongwetan: “Jalan Desa Yang Rusak Tanggung Jawab Siapa?

 KAB.BANDUNG BARAT, METROJABAR.ID- Jalan adalah salah satu sarana untuk meningkatkan taraf perekonomian di suatu Daerah, baik, Daerah, Perkotaan, maupun Pedesaan,dan jika kondisinya rusak dan tidak di perbaiki,maka tidak mustahil ,hal tersebut bisa mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun Ekonomi Masyarakat itu sendiri.

Contohnya adalah jalan di Desa Mekarjaya,Rw 08,Kecamatan Cikalongwetan,Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Dari pelaporan Warga Masyarakat setempat,bahwa jalan di Rw 08, Desa Mekarjaya ini, rusak parah. Informasi yang diperoleh bahwa tidak sedikit pengendara roda dua yang jatuh saat melintas dijalan tersebut,apalagi di saat musim penghujan seperti saat ini.

“Kalau pengendara sepeda motor tidak  berhati – hati melewati jalan ini, pasti jatuh. Masalahnya, selain licin bila hujan,juga berbatu,Saya ikut prihatin,kampung halaman Saya fasilitas jalan umumnya masih jauh dari kata layak di lewati,di bandingkan dengan yang lainnya,apa lagi kalau musim hujan, jalan ini membahayakan si pengguna bermotor, karena posisi jalan yang menurun dan panjang,”ujar(W).

Warga sekitar yang mengaku setiap hari melintas jalan tersebut.menyampaikan keluhannya” Saya heran kenapa Pemerintah Desa Mekarjaya atau intansi terkait,tidak mau peduli untuk memperbaikinya,malah sebaliknya seolah – olah  menutup mata, bahkan sama sekali tidak peduli akan  kondisi jalan tersebut,” jelasnya dengan nada kecewa dan prihatin. 

Sementara dari hasil konfirmasi dengan pihak Desa Mekarjaya, Kec.Cikalongwetan,Kab.Bandung Barat,Kepala Desa Obar Sobarna, yang Kami hubungi melalui Whatsaap,menyampaikan bahwa”

“Tanyakan kepada bagian kewilayahan saja, tahu tidak bahwa anggaran sekarang ini buat apa?,yaitu buat pemulihan Covid-19,kalau Rw 8 punya wilayahnya Kadus Dua,jadi di situ ada Musdus,terus naik Musdes, kalau nanya Kades itu secara keseluruhan,terus di situ ada Bpd Asep Sunarya yang punya wilayah,tanya Rw 8 di masukan ke Musdus tidak gitu tentang jalan tersebut,kalau nanya ke Saya itu tanyakan secara global, hasil dari pengajuan semua Kadus,dan bila nanya itu pas harus sedang berada di kantor,gak apa naikin aja beritanya,agar Bupati pun juga mengetahuinya”ujar Kepala Desa Obar.

Awak media pun,kemudian menghubungi Kadus 2,dan menjawab singkat”sudah pengajuan,”ujarnya,begitu juga dengan Bpd Asep Sunarya menjawab konfirmasi Kami bahwa”Jalan itu semenjak Saya jadi BPD sudah 3 x diaspal, tuh yang dibawah dekat Pak Nana itu bareng di aspalnya,malah duluan rusaknya yang diatas,rencana sudah di masukan di Musdus, Musdes,mau di rabat beton k.l sepanjang 300m,pelaksanaanya nanti akan disesuaikan dengan anggaran yang ada,sebab sekarang pun, ADD nya belum kelihatan volumenya”ujar Bpd Asep Sunarya. (Red./Raysha)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Translate »
Close
Close