Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Mengungkap Survei: Lebih Khawatir Kehilangan Pekerjaan Dibandingkan Tertular Covid-19

Mei 5, 2020
in Uncategorized
survei yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung pada pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Bandung.

survei yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung pada pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Bandung.

KOTA BANDUNG, MERO JABAR.ID

Sebagian orang ternyata lebih khawatir kehilangan pekerjaan dibandingkan terpapar Coronavirus Diseases 2019 (Covid-19). Hal ini terungkap melalui survei yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Bandung pada pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Bandung.

Kepala Bidang Manajemen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung, Khairul Rizal, survei ini menggunakan metode Road Side Interview (RSI). Dalam survei ini, petugas menghentikan kendaraan lalu mewawancarai langsung pengemudi. Selain itu, pengemudi juga mengisi sejumlah pertanyaan di formulir yang sudah disiapkan.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Survei dilakukan di 8 titik pemeriksaan. Dari setiap titik diperoleh 30-40 responden dengan total berjumlah 310 responden. Sedangkan status pekerjaan responden, wirausaha (37 persen), karyawan swasta (32 persen), buruh lepas (13 persen), lainnya (8 persen), PNS, TNI, Polri (7 persen).

“Pertanyaan dalam survei berasal dari Bappelitbang (Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Kota Bandung),” jelasnya.

Hasilnya, sekitar 62 persen responden khawatir kehilangan pekerjaan. Sedangkan 26 persen khawatir penghasilannya berkurang. Hanya ada 10 persen yang khawatir tertular virus dan 2 persen yang khawatir mati.

Dalam survei tersebut, tujuan perjalanan masih didominasi oleh orang yang hendak bekerja yaitu sebanyak 46 persen. Sedangkan belanja (18 persen) pulang ke rumah (16 persen), dan sisasnya variatif.

“Durasi keluar rumah responden yang kami survei lebih dari 6 jam itu 75 persen. Sisanya di bawah dua jam,” ujarnya.

Di luar itu, sebagain besar responden telah mengetahui PSBB. Namun hanya 81 persen yang mengetahui aturan PSBB. Sisanya mengakui belum mengetahuinya.

Selain survei tersebut, Dishub Kota bandung juga melalukan survey traffick counting pada 8 chekpoint dan pintu tol.

Hasilnya, selama PSBB diberlakukan, terjadi penurunan kendaraan masuk ke Kota Bandung rata-rata sekitar 13 persen. Meskipun peningkatan kembali terjadi di hari ke 6 dan 8 PSBB dengan rata-rata kenaikan sampai 42 persen dengan dominasi sepeda motor.

Selain itu, penurunan juga terjadi pada kendaraan yang keluar dari Kota Bandung. Penurunan terbesar terjadi di gerbang tol Pasirkoja. Sebelum PSBB kendaraan yang keluar sebanyak 7.974, sedangkan setelah PSBB menjadi sekitar 3.000an.

Sedangkan dari gerbang tol Pasteur, jika sebelum PSBB kendaraan keluar 22.000an setelah PSBB menjadi 17.000an.

Indikator logik 88 persen lebih baik bekerja disebabkan karena untuk memenuhi kebutuhan yang sudah terbiasa harus dilakukan untuk mempertahankan kehidupan keluarga dan banyak faktor lainnya.

(Red.Iwnaruna/Azay)

Tags: di bandingkan tertular covid-19Dinas Perhubungan Kota BandungKepala Bidang Manajemen TransportasiLebih khawatir kehilangan pekerjaanSurvei
ShareTweet

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post
Sat Brimob Polda Jabar berbagi sembako kepada masyarakat yang sangat membutuhkan.

Bentuk Wujud Kepedulian Brimob Polda Jabar Berikan Sembako Kepada Guru Ngaji & Masyarakat

pembangunan proyek Rumah Sakit di Jampang Kulon Sukabumi

Oknum Dinas Telah Terjadi Vertical & Horizontal Komitmen Fee

Discussion about this post

Recommended

HPN 2020 “Pers Menggelorakan Kalimantan Selatan Gerbang Ibukota Negara”

HPN 2020 “Pers Menggelorakan Kalimantan Selatan Gerbang Ibukota Negara”

Februari 1, 2020

Komisi IV Tengahi Persoalan yang Dialami Eks Pegawai Hotel Endah Parahyangan

Juni 3, 2025

Dari Cengek Sampai Kopi, Bandung Menanam Jilid Lima Serentak Tanam 210 Ribu Pohon

November 21, 2023

Oded Resmikan Urban Farming Berbasis Pengolahan Sampah Organik

September 3, 2020
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »