Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Demi Stop Impor Beras, Pemerintah Minta Masyarakat Indonesia Jangan Makan Nasi Berlebihan

Agustus 6, 2024
in Uncategorized

METROJAABR.ID- Pemerintah meminta masyarakat Indonesia untuk hemat dan tidak boros dalam mengkonsumsi nasi demi menyetop impor beras.

Kampanye hemat makan nasi ini diserukan Badan Pangan Nasional (Bapanas) lewat program setop boros pangan.

Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy mengatakan bahwa pihaknya menginisiasi kampanye ini lantaran jumlah pemborosan pangan di Indonesia dinilai sangat besar.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Sarwo Edhy juga membeberkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa sebanyak 30 pangan di Indonesia terbuang. Padahal, angka tersebut dapat memenuhi pangan 60-120 juta rakyat Indonesia.

Untuk itu, Edhy mengklaim bahwa apabila masyarakat berhemat, maka produksi beras dalam negeri dapat memenuhi kebutuhan pangan di Indonesia.

“Kalau kita bisa hemat 20% kita bisa menghemat sekitar 6 juta ton, itu luar biasa bisa memberi makan kepada sekitar 60-80 juta jiwa,” ujar Edhy.

“Oleh karena itu kita melakukan program Stop Boros Pangan,” lanjutnya.

Edhy juga menjelaskan bahawa kebutuhan beras masyarakat Indonesia saat ini mencapai 2,6 juta ton per bulan.

Sehingga menurutnya, jika masyarakat dapat menghemat 20 persennya saja dari total yang terbuang, Indonesia mampu menghemat beras sebanyak 6 juta ton. Jumlah itu dapat untuk memberikan makan kepada 60-80 juta orang.

Melalui gerakan stop boros pangan dengan cara mengurangi limbah makanan, Indonesia dinilai dapat terbebas dari ketergantungan impor beras.

Pasalnya dalam dua tahun terakhir, Indonesia telah mengimpor jutaan ton beras untuk memenuhi kebutuhan dan cadangan pangan nasional.

Untuk diketahu, pada tahun 2024 ini pemerintah telah mengalokasikan kuota impor pangan sebesar 3,6 juta ton. Sementara Perum Bulog mencatat, realisasi impor beras terkini telah mencapai 2,5 juta ton, yang mayoritas diimpor.

Penurunan produksi yang drastis dan kebutuhan tinggi untuk program bantuan pangan itu lah kemudian menjadi alasan pemerintah memutuskan untuk mengimpor beras. (Red./Annisa)

Tags: 30 pangan di Indonesia terbuangBadan Pangan Nasional (Bapanas)cadangan pangan nasional.data dari Badan Pusat Statistik (BPS)Demi Stop Impor BerasPemerintah Minta Masyarakat Indonesia Jangan Makan Nasi BerlebihanPerum Bulogprogram setop boros pangan.Sekretaris Utama Bapanas - Sarwo Edhytidak boros dalam mengkonsumsi nasi
ShareTweetPin

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post

Teken PP Kesehatan Baru, Presiden Jokowi Atur Penyediaan Alat Kontrasepsi bagi Pelajar dan Remaja

Miliki Kapasitas Hingga 8.591 Makam, Pemkot Bandung Berkomitmen Jaga dan Pelihara TPU Terpadu Cikadut 

Discussion about this post

Recommended

Bentuk Kepedulian Pemkot Depok Fasilitasi Disabilitas, Pendukung Layanan Publik

Maret 7, 2021

Pemkot Bandung Tertibkan Plang Liar di Sekitar Stadion GBLA

Oktober 1, 2025

Jelang Pemilu 2024, Kota Bandung Komitmen Wujudkan Kondusif, Tertib, Aman dan Santun

November 25, 2023

Telan Korban Jiwa, Kemenhub Beri Peringatan keras Seluruh Operator Bus Dilarang Pasang Klakson Telolet

Maret 21, 2024
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »