Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Setelah Pertamax, Luhut Beri Sinyal Gas LPG 3 Kg dan Pertalite Ikut Naik

April 3, 2022
in Uncategorized

METROJABAR.ID- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan menyebut bahwa kemungkinan pemerintah berencana menaikkan harga gas LPG 3 kilogram.

Bahkan selain gas LPG, pemerintah pun akan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite, dan Premium.

Hal ini seiring dengan naiknya harga BBM jenis Pertamax yang berlaku sejak, Jumat (1/4/2022) lalu.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

“Over all, yang akan terjadi itu Pertamax, Pertalite, Premium, gas yang 3 kilo itu bertahap. Jadi 1 April, nanti Juli, nanti September itu bertahap (naiknya) dilakukan oleh pemerintah,” ujar Menko Luhut, Sabtu (2/4/2022) Kemarin.

Luhut menjelaskan bahwa kebijakan penyesuaian harga itu bagian dari efisiensi pemerintah imbas dari kenaikan sejumlah komoditas.

Menko Marves membeberkan, rencana tersebut dibahas dalam rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo.

“Semua efisiensi kita lakukan. Kita akan mendorong perintah Presiden kemarin dalam rapat pemakaian mobil listrik tempatnya Pak Budi Karya (Menhub),” paparnya.

Luhut pun mengklaim kenaikan BBM nonsubsidi jenis Pertamax tergolong terlambat. Pasalnya, kenaikkan harga minyak mentah dunia telah berlangsung lama, dan telah melebihi batas kewajaran di APBN 2022.

“Saya ingin berikan gambaran, seluruh dunia kemarin (naik) paparan saya kepada presiden (Jokowi). Memang kita yang paling terlambat menaikkan (BBM). Semua negara-negara sudah naik,” jelasnya.

Kini ia mencatat harga minyak mentah dunia  menembus level USD 100 per barel. Sementara dalam asumsi alokasi APBN harga minyak dipatok USD 63 per barel.

“Kan angkanya sudah luar biasa,” ujarnya.

Menurut Luhut, kenaikan komoditas minyak mentah dunia dipengaruhi oleh sejumlah faktor, terutama peningkatan permintaan akibat pemulihan ekonomi global hingga perang antara Rusia dan Ukraina.

“Sekarang sunflower tidak bisa impor atau ekspor dari Ukraina karena perang,” ujarnha.

Adapum kenaikan harga BBM demi menyelamatkan keuangan Pertamina imbas mahalnya harga minyak mentah dunia.

“Kalau di tahan terus nanti akan jebol (keuangan) Pertamina. Jadi, terpaksa harus kita lakukan,” pungkasnya. (Red./Annisa)

Tags: APBN 2022Luhut Beri Sinyal Gas LPG 3 Kg dan Pertalite Ikut NaikMenhub RIMenko Marves Luhut Binsar PanjaitanPresiden JokowidodoSetelah Pertamax
ShareTweet

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post

Pemkot Bandung Permudah Penerbitan Dokumen Kependudukan Bagi Penyandang Disabilitas

Akhirnya! Herry Wirawan Pemerkosa Santriwati di Bandung Divonis Hukuman Mati

Discussion about this post

Recommended

ICM Dukung Penuh KPK Bongkar Korupsi Dana Bansos di Bandung Barat

ICM Dukung Penuh KPK Bongkar Korupsi Dana Bansos di Bandung Barat

April 10, 2021
Walikota Bandung  Lantik 154 Pejabat, Tekankan Integritas dan Keadilan Sosial

Walikota Bandung Lantik 154 Pejabat, Tekankan Integritas dan Keadilan Sosial

Februari 13, 2026

Pemda Provinsi Jabar Canamkan Percepat Pemulihan Ekonomi

Februari 6, 2021

Rendiana Awangga: Transportasi Publik Bukan Lagi Harus Bertransformasi Tetapi Berevolusi

Mei 28, 2025
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »