Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Terima Kunjungan Duta Besar Australia, Ridwan Kamil Paparkan Potensi Ekonomi Jabar Pasca Pandemi

Oktober 14, 2021
in Uncategorized

KOTA BANDUNG, METROJABAR.ID- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menerima kunjungan kerja dari Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM. Dalam kunjungan tersebut Ridwan Kamil menyampaikan potensi ekonomi dan penanganan COVID-19 di Jawa Barat. 

Menurut Ridwan Kamil potensi ekonomi Jawa Barat sangat besar. Pada kuartal II-2012 pertumbuhan ekonomi Jawa Barat tumbuh 6,13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year). 

Dari sisi investasi, Jawa Barat menjadi destinasi favorit para investor. Realisasi investasi penanaman modal asaing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri  (PMDN) di Jabar pada semester I/2021 telah mencapai Rp72,46 trilliun. 

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Rinciannya, realisasi PMA sebesar Rp44,27 trilliun dan realisasi PMDN sebesar Rp28,19 trilliun. Angka ini telah mencapai 56,90 persen dari target yang telah ditetapkan oleh Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) sebesar Rp127 triliun pada 2021.

“Ekonomi terbesar kami adalah dari industri karena Jawa Barat adalah rumah dari industri. Kami nomor satu destinasi investasi,” kata Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Rabu (13/10/2021).

Dari sisi penanganan COVID-19, kondisi di Jawa Barat sudah jauh lebih baik. Berdasarkan data Bersatu Lawan COVID-19 per 9 Oktober, angka keterisian tempat tidur rumah sakit (bed occupancy rate/BOR) di Jawa Barat tinggal 4,03 persen. 

Sementara angka kasus aktif hanya 0,29 persen. Saat ini Jawa Barat sedang mempersiapkan diri beranjak dari pandemi ke endemi. 

“BOR kami hanya 4 persen dari 91 persen. Jadi kami tetap menjaga protokol kesehatan dan kami melihat ke depan untuk mempersiapkan endemi,” kata pria yang kerap disapa Kang Emil. 

Di sisi lain, Pemda Provinsi Jawa Barat juga sedang mempersiapkan tujuh ekonomi baru pasca-COVID-19. Tujuh ekonomi yang dimaksud adalah meraup peluang investasi perusahaan yang pindah dari Tiongkok, swasembada pangan, swasembada teknologi, mendorong peluang bisnis di sektor kesehatan, inovasi digital, green business ataupenerapan ekonomi berkelanjutan, dan  pariwisata lokal.  

“Jawa Barat juga kini sedang menyiapkan tujuh ekonomi baru pasca COVID-19,” kata Ridwan Kamil.

Sementara itu, Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams PSM mengatakan, pertemuan ini adalah untuk membahas kerja sama antara kedua negara. Kerja sama ini mencakup beberapa bidang dari mulai pendidikan, investasi, ekonomi digital, dan pembangunan berkelanjutan.

“Saya senang memulai kunjungan kerja pertama saya ke Jawa Barat hari ini untuk mempelajari sekaligus memperdalam kedekatan antara Jawa Barat dengan Australia,” kata Duta Besar Williams.

Menurutnya, Jawa Barat adalah rumah bagi berbagai pekerjaan baru yang membuka peluang investasi dan kerja sama ekonomi antarnegara kita. Hal ini dimungkinkan dengan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA).

Penggerak kegiatan ekonomi, kata Williams, akan menjadi semakin penting untuk mendukung kemakmuran penduduk Australia dan Indonesia, di saat negara kita tengah berjuang bersama untuk pulih dari pandemi COVID-19. 

Selanjutnya, Duta Besar Williams akan bertemu dengan pebisnis Australia di Jawa Barat untuk berdiskusi tentang perluasan ekonomi dan peluang investasi terkait dengan IA-CEPA. Pertemuan dengan mitra di bidang pendidikan akan memberikan kesempatan untuk bertukar informasi terkini mengenai peluang pertukaran pelajar dan kerja sama pendidikan, saat kedua negara pulih dari pandemi COVID-19. 

Pemerintah Australia telah mengumumkan tahapan selanjutnya untuk membuka pembatasan internasional dalam berapa bulan mendatang. Termasuk memperluas jenis vaksin yang diakui yakni vaksin Sinovac untuk mengakomodasi wisatawan yang masuk dari Indonesia.

Kemudian, Duta Besar Williams akan bertemu dengan Jabar Digital Service (JDS) untuk mempelajari peran big data dan inovasi teknologi didukung Australia, dalam menangani COVID-19 di Jabar. 

Duta Besar Williams juga direncanakan akan berkunjung ke Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat. (Red./Azay)

Tags: BOR Jabar tinggal 4.03%Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams PSMGubernur Jawa BaratIA-CEPAJabar Destinasi Favorit Para InvestorJabar Digital Service (JDS)Kasus Aktif 0.29%Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)Kunjungi Masjid Raya Bandung Prov JabarPaparkan Potensi Ekonomi Jabar Pasca PandemiPemorov Jabar Siapkan 7 Ekonomi Baru pasca Covid-19Penanganan Covid-19 JabarPMA Dan PMDN Jabar Capai 72.47 TrilliunTerima Kunjungan Duta Besar Australia
ShareTweetPin

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post

5 Rumah Warga di Pagarsih Bandung Ludes Terbakar

Hasil Klasemen Akhir Perolehan Medali : Jawa Barat Resmi Jadi Juara Umum PON XX Papua 2021

Discussion about this post

Recommended

Genjot Sektor Pariwisata, Tedy Rusmawan Ajak Publik Meriahkan Peluncuran Calender Of Event 2023

November 8, 2022

Wakil Walikota Persiapkan 100 Anggota Paskibraka

Agustus 15, 2020
Kapolrestabes Bandung Melakukan Rapid Test Dalam Rangka Menyambut HUT Bhayangkara Ke 74

Kapolrestabes Bandung Melakukan Rapid Test Dalam Rangka Menyambut HUT Bhayangkara Ke 74

Juni 26, 2020

KAI Daop 2 Bandung Siapkan 285 Ribu Tiket Kereta Api untuk Periode Libur Nataru 2024/2025

Desember 7, 2024
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »