HeadlineJabar

Kang DS Meminta Gubernur Jabar Segera Merealisasikan Usulan Komisi V DPRD Provinsi Jabar

KOTA BANDUNG, METRO JABAR.ID

Usulan Komisi V dan saya dalam rapat tsb meminta agar “GUBERNUR JAWA BARAT SEGERA MENGAMBIL LANGKAH LANGKAH UNTUK PENANGANAN SECARA EFEKTIVE DAN PROFESIONAL” tandas kang Dadang Supriatna yang akrab dipanggil kang DS anggota Komisi V, Fraksi Golkar DPRD Provinsi Jawa Barat di ruangan pribadinya, 26/3/2020.

Ini poin-poin usulan Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut:

  1. Agar pemprov mempercepat pencairan BPMU untuk bantu seluruh lembaga penerima yang wajib siapkan honor guru dan tenaga kependidikan.
  2. Agar pemprov berikan insentif bagi sekolah swasta agar bisa membackup operasional belajar di rumah (pulsa, tunjangan piket dll) sebesar Rp 10 juta/sekolah/bulan.
  3. Agar pencairan gaji ke-13 dipercepat, yaitu pertengahan april, agar bisa dipergunakan untuk persiapan keuangan bulan puasa. Dan agar program pencegahan mudik (jika jadi) bisa lebih efektif.
  4. Kalau lockdown diberlakukan, maka harus memperhatikan kesiapan makan minum di rumahnya masing masing, maka harus ada bantuan langsung kepada masyarakat untuk memenuhi kebutuhan tsb.
  5. Persiapkan ruangan isolasi dengan diperhitungkan jumduk jabar yg banyak dan dimana lokasi agar terjangkau
  6. Test corona secara kolektiv yg akan direncanakan di sijalak harupat tdk akan efektive karena akan beresiko karena masyarakat berkumpul, kongretnya harus langsung ke sasaran dengan menggunakan petugas yg ada dilapangan berdasarkan daerah masing masing dan dilengkapi APD
  7. Lakukan pergeseran belanja pegawai, perjalanan dinas ke luar negeri.
  8. Hilangkan hibah-hibah yg blm urgen, penyertaan modal dan beberapa kegiatan pembangunan fisik yg belum jelas.
  9. Agar ada reward/penghargaan berupa tambahan penghasilan bagi para pegawai dan honorer yang wajib hadir di lapangan, seperti seluruh jajaran kesehatan, satpol PP, Kepala Sekolah dan guru piket, penyuluh pertanian, pengawas naker, tenaga outsourching keamanan, driver, kebersihan dll.
  10. Supply APD ke RS dan Puskesmas se-Jabar segera.

Demikian penjelasan yang kang DS sampaikan lewat Reporter. (iwnaruna/Azay)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Translate »
Close
Close