Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Makin Pedas! Harga Cabai Rawit di Kota Bandung Tembus Rp 90 Ribu Per Kilogram

Agustus 1, 2024
in Uncategorized

KOTA BANDUNG, METROJABAR.ID- Harga cabai rawit dan beras di Kota Bandung melonjak hingga 90 persen. Sebelumnya harga cabai di Bandung dibanderol dengan harga Rp50 ribu per kilogram namun kini mengalami kenaikan hingga 90 persen.

Harga tersebut melonjak tinggi diakibatkan oleh pasokan dari petani berkurang yang disebabkan karena musim kemarau.

Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah memperhatikan kenaikan harga cabai rawit, minyak goreng, dan beras.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Menurutnya, diperlukan kerja sama antara kementerian/lembaga dan kerja sama antardaerah, khususnya daerah tetangga untuk saling membantu.

“Ini diperlukan kerja sama tentunya, dari Bulog dan daerah, begitu juga berkaitan dengan minyak goreng tadi, untuk bisa teman-teman di daerah mengecek distribusinya, dan untuk cabai rawit tadi berkaitan dengan penanamannya,” ujar Tomsi.

Dia mengungkapkan daerah-daerah tertentu masih terdapat kendala berkaitan distribusi dan gerakan tanam. Kenaikan harga komoditas ini harus diatasi masing-masing daerah, terlebih cabai rawit.

Tomsi mengatakan cabai rawit bukanlah kategori komoditas yang tergolong sulit, melainkan komoditas yang mudah ditanam dan tumbuh.

“Dapat saya sampaikan, dengan pertemuan ke-84 kali, teman-teman kepala daerah, khususnya Dinas Pertanian di daerah ini, kurang mengantisipasi atau mungkin tidak mengantisipasi,” lanjutnya.

Ia juga menambahkan jika pemda tidak membuat perencanaan yang baik dengan mengamati bulan apa saja komoditas mengalami kenaikan maka dikhawatirkan kenaikan itu masih terus terjadi.

Tomsi meminta sekretariat inflasi daerah yang terdiri atas Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan Daerah untuk mengatasi hal tersebut.

“Ada satu hal, kita jangan melakukan kekurangan yang berulang. Ini yang perlu digaris bawahi,” pungkasnya. (Red./Andriyana)

Tags: diakibatkan oleh pasokan dari petani berkurang yang disebabkan karena musim kemarau.Harga Cabai Rawit di Kota Bandung Tembus Rp 90 Ribu Per KilogramMakin Pedas!mengalami kenaikan hingga 90 persen.Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tomsi TohirSatgas Pangan DaerahTim Pengendali Inflasi Daerah (TPID)
ShareTweet

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post

Sah! DPRD Kota Bandung Resmi Setujui Empat Buah Raperda

PP Kesehatan Baru Disahkan, Pemerintah Legalkan Aborsi untuk Korban Pemerkosaan

Discussion about this post

Recommended

312 Kepala Sekolah Jalani Tes Urine yang Digelar Pemkot dan BNN Kota Bandung

Februari 28, 2024

Kendati sulit, DPKP3 Berupaya Perbaiki Taman Di Bawah Pasupati

Desember 9, 2019
Apresiasi Dispora Pada Semua Pihak Yang Mendorong Dan Membantu GBLA Menjadi Home Base PERSIB

Apresiasi Dispora Pada Semua Pihak Yang Mendorong Dan Membantu GBLA Menjadi Home Base PERSIB

Februari 22, 2020

Iskandar Zulkarnain di Lantik Wali Kota Bandung Jadi Kepala BPPD

Oktober 12, 2020
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »