Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Ridwan Kamil Serahkan Beasiswa JFLS Untuk 1.253 Mahasiswa Jabar

September 24, 2021
in Uncategorized

KOTA BANDUNG, METROJABAR.ID- Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menyerahkan beasiswa Jabar Future Leaders Scholarship (JFLS) kepada 1.253 mahasiswa. Beasiswa diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil kepada sembilan mahasiswa via konferensi video dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (23/9/2021).

Selain itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jabar juga memberikan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah (STTPPCKS) kepada 119 guru peserta Pendidikan Kilat (Diklat) Gelombang 1. Ada beberapa pesan yang disampaikan Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– kepada mahasiswa dan calon kepala sekolah. 

Pertama, Kang Emil meminta kepada seluruh penerima beasiswa untuk memanfaatkan kesempatan secara maksimal. Salah satunya dengan belajar bersungguh-sungguh. 

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

“Saya titip jangan sia-siakan kesempatan beasiswa yang Anda terima, karena ini diberikan untuk kemajuan Jawa Barat di masa depan,” kata Kang Emil. 

Selain itu, Kang Emil juga menitipkan pesan agar para penerima beasiswa ini harus memiliki rasa untuk membangun Jabar. Sebab, kemajuan Jabar pada masa depan ada di tangan anak-anak muda penerima beasiswa. 

“Jadi saya titip belajar yang rajin, belajar yang berprestasi dan kalau lulus tetaplah punya cita-cita membangun Jawa Barat. Bisa langsung pulang, bisa muter-muter dulu, tapi kalau sudah siap jangan lupa membangun daerah,” ucapnya. 

Kang Emil pun menuturkan, ada dua disrupsi yang sedang melanda, yakni revolusi industri 4.0 dan pandemi COVID-19. Disrupsi revolusi indusri 4.0 sendiri membuat pekerjaan-pekerjaan dan aktivitas yang sifatnya fisik dan manual akan digantikan oleh mesin. 

“Dan ini berkonsekuensi pada hilangnya pekerjaan-pekerjaan, dan juga berkonsekuensi pada hadirnya pekerjaan-pekerjaan yang baru,” tuturnya. 

“Jadi kepada para mahasiswa yang mendapatkan beasiswa harus memahami ini. Anda kalau bisa jangan berkiprah di sektor-sektor yang akan turun, tapi Anda-Anda harus berkiprah di sektor-sektor yang akan naik,” imbuhnya.

Oleh karena itu, kata Kang Emil, pihaknya meminta kepada mahasiswa penerima beasiswa JFLS ini untuk bisa beradaptasi dengan cepat terhadap disrupsi. Karena dengan beradaptasi, para penerima beasiswa bisa bertahan. 

“Kedua adalah disrupsi yang namanya COVID-19. Disrupsi ini suka tidak suka akan jalan terus kepada mereka yang tidak siap, maka Anda akan hilang dari eksistensi. Kepada Anda yang mau beradaptasi, mau belajar, mau berubah, maka Anda akan tetap eksis dalam perjalanan waktu,” ucapnya. 

Sementara bagi calon kepala sekolah, Kang Emil pun meminta untuk melek atau paham digital sebagai bentuk adaptasi terhadap COVID-19.  Selain itu, para guru juga harus pintar-pintar untuk memilah kurikulumnya karena diperlukan cara pikir yang baru untuk bisa menjalani hidup di dunia baru. 

“COVID juga mengajarkan, para guru, kepala sekolah harus pintar-pintar memilah kurikulumnya. Mana yang bisa melalui daring, mana yang tetap harus tatap muka. Dunia sudah tidak sama lagi, jadi para kepala sekolah. Jangan berharap menggunakan logika lama di dunia baru. Dunia kita dunia baru, hutan belantara baru, jangan menggunakan cara pikir yang sama di dunia baru,” tuturnya. 

Kang Emil juga meminta kepada Kepala Disdik Jabar untuk memformulasikan konsep pendidikan yang relavan dengan kondisi saat ini. Sehingga pada saat para siswa atau mahasiswa lulus pendidikan bisa langsung siap untuk memasuki dunia kerja. 

“Saya titip kepada Kepala Disdik, tolong diformulasikan konsep pendidikan di Jabar yang relevan dengan disrupsi tadi. Jangan kaget nanti ada SMK kurikulum Samsung, SMK kurikulum Shopee, SMK kurikulum Hyundai, SMK kurikulum teknologi, karena itulah percepatan kita dalam beradaptasi,” katanya. (Red./Azay)

Tags: 119 Guru Peserta Diklat Gelombang 1Berikan STTPPCKSDisdik provinsi Jawa baratGubernur Jabar Ridwan KamilPemdaprov JabarPesan Ridwan Kamil Belajar Sungguh-sungguhSerahkan Beasiswa JFLSUntuk 1.253 Mahasiswa Jabar
ShareTweetPin

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post

Tingkatkan Pelayanan, PT KAI Percepat Waktu Tempuh 14 Rute Kereta Api

Aksi Pengendara RX-King Bagikan Teh Kotak & Rokok

Discussion about this post

Recommended

Pemkot Bandung Dukung Pelaksanaan Muktamar Ke-31 Ikatan Dokter Indonesia

Pemkot Bandung Dukung Pelaksanaan Muktamar Ke-31 Ikatan Dokter Indonesia

Maret 8, 2021

Terkait Dugaan Kasus Pungli, Pemprov Jabar Kalah Gugatan Lawan Mantan Kepsek SMKN 5 Bandung

Maret 13, 2024

TPS Ciwastra Over Kapasitas, Pemkot Bandung Minta Perumda Pasar Bertanggung Jawab

Mei 8, 2023
Ketua DPC PDI-P Kota Bandung, Achmad Nugraha saat memberikan arahan pada para kadernya

Polrestabes Didatangi Masa PDI-P Terkait Pembakaran Bendera Partai

Juni 26, 2020
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »