Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Pemkot Bandung Terapkan Manajemen Risiko untuk Tata Kelola yang Lebih Baik

September 29, 2025
in Uncategorized

METRO JABAR.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Salah satunya melalui sosialisasi Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 38 Tahun 2025 tentang Pedoman Manajemen Risiko, Senin 29 September 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh para sekretaris dinas, kepala subbagian program dan keuangan, serta pejabat terkait dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkot Bandung.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain menegaskan, pentingnya penerapan manajemen risiko dalam setiap kebijakan, program, dan kegiatan pemerintah.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Menurutnya, risiko tidak boleh dipandang sebagai hambatan, tetapi harus dikelola dengan strategi yang tepat agar tujuan pembangunan tetap tercapai.

“Manajemen risiko bukan sekadar prosedur administrasi, tetapi instrumen strategis yang wajib terintegrasi dalam perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, dan evaluasi program. Dengan cara ini, kita bisa melindungi organisasi, pimpinan, dan seluruh staf dari potensi masalah yang mungkin muncul,” jelas Zul sapaan akrabnya.

Sementara itu, Inspektur Kota Bandung, Dharmawan menyampaikan, sosialisasi ini merupakan langkah awal untuk menyamakan persepsi seluruh perangkat daerah dalam memahami urgensi manajemen risiko.

Ia menjelaskan, sesuai Perwal 38/2025, setiap perangkat daerah wajib menetapkan pemilik dan pengelola risiko di unit kerjanya masing-masing.

“Ada tiga lini model. Kepala perangkat daerah sebagai pemilik risiko, pejabat manajerial sebagai pengelola risiko, dan Inspektorat sebagai pengawas internal. Melalui simulasi dan studi kasus, kami berharap peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu memulai identifikasi risiko di unit kerjanya,” ungkap Dharmawan.

Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain terbentuknya komitmen bersama untuk menerapkan manajemen risiko secara konsisten, tersusunnya struktur internal pengelola risiko di setiap perangkat daerah, serta lahirnya draf awal risk register sebagai langkah konkret pasca sosialisasi.

Pemkot Bandung meyakini, penerapan manajemen risiko yang konsisten akan meningkatkan efektivitas program, memperkuat budaya kerja yang antisipatif, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.

“Dengan manajemen risiko yang baik, kita sedang membangun fondasi pemerintahan yang lebih tangguh, akuntabel, dan terpercaya demi terwujudnya visi Kota Bandung Utama,” tutur Dharmawan. ( Fitri )

Tags: Pemkot Bandung
ShareTweet

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post

Tegaskan Komitmen DPRD Dukung Pemajuan Seni dan Budaya Lokal

Pelayanan KB dan Kesehatan Reproduksi Tingkatkan Kualitas Hidup Keluarga

Discussion about this post

Recommended

Singgung Ras Sunda, Petugas SPBU Cipadung Bandung Dikeroyok Massa

Agustus 31, 2021

Program Pasar Kreatif Kota Bandung Optimis Lampaui Target

Juli 5, 2022

Hadiri Munas VII HDCI Gubernur Jabar Ajak Promosikan Wisata Indonesia

Mei 29, 2021

Waspada Kemunculan Hepatitis Akut Misterius, Dinkes Jabar Siapkan Lima Langkah Antisipasi

Mei 9, 2022
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »