Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

DPRD Minta Pemkot Terus Tambah Konektivitas Layanan Publik Antar OPD

Maret 17, 2025
in Uncategorized

METRO JABAR.ID — Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Bandung menghadiri peresmian layanan publik baru, di RSUD Bandung Kiwari, Selasa, 4 Maret 2025. Hadir Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Toni Wijaya, S.E., S.H., Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., Anggota Komisi IV, H. Soni Daniswara, Anggota Komisi II, Indri Rindani, serta Anggota Komisi III Rendiana Awangga, S.Tr.Kom.Ak. Dari Pemkot Bandung hadir Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Wakil Wali Kota Bandung H. Erwin, Pj Sekda Iskandar Zulkarnain, beserta para kepala OPD.

RSUD Bandung Kiwari meresmikan tiga layanan baru yakni Geulis Kiwari, Katresna, dan Senandung Perdana. Direktur RSUD Bandung Kiwari dr. H. Yorisa Sativa mengatakan, Geulis Kiwari merupakan Gerai untuk Layanan Istimewa di RSUD Bandung Kiwari, yang berkolaborasi dengan Disdukcapil Kota Bandung.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Tersedia layanan “3 in 1” bagi bayi yang lahir di RSUD Bandung Kiwari. Pihak keluarga akan langsung mendapatkan Akta Kelahiran Kartu Identitas Anak (KIA) bagi bayi, sekaligus pemutakhiran Kartu Keluarga (KK) baru.

Gelus Kiwari juga melayani pembuatan Akta Kematian, perekaman KTP elektronik, serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) bagi warga Kota Bandung. 

Adapun layanan Kepedulian Terhadap Kekerasan pada Perempuan dan Anak (Katresna) menjadi langkah komprehensif untuk pencegahan, penanganan, dan pemulihan korban kekerasan berbasis gender.

Sedangkan Senandung Perdana (Sekolah dan Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak) menyediakan layanan berupa upaya perlindungan perempuan dan anak, yang mencakup pencegahan hingga penanganan kasus kekerasan. 

Layanan Katresna dan Senandung Perdana ini berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung.

“Layanan ini mempercepat akses bagi masyarakat yang mengalami KDRT. Layanan ini sebagai alat bantu pencegahan dan deteksi, skrining, penanggulangan masalah yang dialami perempuan dan anak,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Toni Wijaya mengapresiasi hadirnya ketiga program inovasi layanan hasil kolaborasi lintas organsisasi perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota Bandung tersebut. Hal ini membuktikan bahwa Pemerintah Kota Bandung hadir pada setiap lini kehidupan masyarakat Kota Bandung. 

“Tentunya kami di DPRD Kota Bandung mengapresiasi setinggi-tingginya dan menyambut baik dengan hadirnya program yang terintegrasi ini adalah langkah bagus dan terobosan yang luar biasa yang telah diluncurkan Pemerintah Kota Bandung hari ini,” ujarnya.

Toni Wijaya pun berharap, program inovasi terintegrasi ini pun menjadi percontohan dan juga diadaptasi oleh rumah sakit lainnya, khususnya rumah sakit pemerintah di Kota Bandung.

Ia pun menilai program inovasi Katresna dan Senandung Perdana memberikan harapan besar bagi masyarakat Kota Bandung, terutama bagi para korban perempuan dan anak yang mengalami kekerasaan fisik maupun psikis. 

Terlebih, berdasarkan data DP3A Kota Bandung pada tahun 2024, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak cukup tinggi. Diharapkan layanan Katresna dan Senandung Perdana bukan hanya menjadi wadah pemulihan kondisi para korban, baik fisik maupun psikis, namun juga menjadi sarana edukasi dan pencegahan untuk mencegah tindakan kekerasan bagi masyarakat Kota Bandung lainnya.

“Selama ini sudah cukup banyak kasus kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak yang terjadi, termasuk di Kota Bandung. Sehingga para korban dari kasus-kasus yang sudah maupun akan terjadi harus ditangani dengan baik dan benar,” ucapnya.

Toni Wijaya pun menegaskan, DPRD Kota Bandung akan siap untuk bersinergi di dalam mendukung program-program Pemerintah Kota Bandung yang bertujuan untuk membantu perbaikan sosial juga kesejahteraan masyarakat. Ia berharap seluruh OPD bisa menguatkan konektivitas layanan demi kemudahan bagi masyarakat Kota Bandung.

“Kami berharap dengan fasilitas-fasilitas yang dihadirkan Pemerintah Kota Bandung, masyarakat bisa mendapatkan hak-haknya di dalam memperoleh pelayanan. Sehingga kehidupan masyarakat bisa merasa aman, nyaman, tenang, mudah, karena terlayani dengan baik,” katanya.

Wali Kota Bandung M. Farhan mengatakan, layanan baru ini merupakan langkah progresif untuk menghubungkan bidang-bidang antar dinas atau OPD.

“Kolaborasi adalah kunci peningkatan layanan bagi warga Kota Bandung. Sistem pelayanan publik yang diperlukan adalah yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ini merupakan awal menuju layanan publik yang lebih baik,” tuturnya.* (Fajar)

Tags: Pemkot Bandung
ShareTweet

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post

DPRD Sokong Pemkot Bandung Bentuk KPAI Tingkat Kecamatan Di Kota Bandung

Asep Sudrajat : Titip Wisata Kuliner Pemicu Naiknya Ekonomi Warga Sekitar

Discussion about this post

Recommended

Kemenkeu RI Setujui Proyek LRT Bandung Raya, Bey Machmudin: Akan Ada 2 Koridor

Februari 21, 2024

Pemkot Bandung Kolaborasi Bersama Dansektor 22 Citarum Harum

Oktober 11, 2022

Kecamatan Cicendo dan PT KAI Persero Bersinergi Hadirkan Sekolah Lansia

November 28, 2023

Israel dan Hamas Resmi Capai Kesepakatan Gencatan Senjata Permanen di Gaza

Januari 18, 2025
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »