Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Peringati Hari AIDS Sedunia, Kecamatan Mandalajati Hadirkan Layanan Kesehatan Online HIV

November 29, 2022
in Uncategorized

KOTA BANDUNG, METROJABAR.ID- Memperingati Hari AIDS Sedunia pada 1 Desember mendatang, Kecamatan Mandalajati menggelar active case finding (ACF), Senin (28/11/2022) Kemarin.

Berkolaborasi dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung, ACF menyediakan stan cek HIV gratis bagi seluruh peserta yang datang.

Camat Mandalajati, Yana Rusmulyana menyampaikan, sosialisasi HIV/AIDS ini dilakukan karena kasus HIV yang makin bertambah di Kota Bandung.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

“Entah di mana permasalahannya. Kalau penyuluhan dan sosialisasi sudah, tapi ternyata kasusnya masih terus naik juga,” ungkap Yana.

Melalui kegiatan ini, Yana berharap stigma negatif yang menempel pada para penyintas HIV/AIDS bisa berkurang. Sehingga masyarakat bisa berperan dalam membantu para penyintas tetap punya semangat hidup.

“Kita juga harus turut menyemangati para penyintas karena mereka juga sebenarnya tidak mau menginginkan hal tersebut terjadi,” ujarnya.

Sebab jika seseorang sudah terkena penyakit ini, tak ada lagi kata sembuh. Apalagi HIV AIDS memiliki tahapan-tahapannya. 

“Bahkan awalnya tidak bergejala. Baru terdeteksi itu setelah bertahun-tahun. Itu pun hilang timbul gejalanya. Setelah parah baru bisa sangat terlihat betapa bahayanya HIV/AIDS,” ucapnya.

Dari 30 kecamatan di Kota Bandung, hanya dua kecamatan yang terpilih untuk mengadakan ACF yakni Mandalajati dan Antapani.

“Di Mandalajati, ada lima puskesmas dan semua sudah memiliki layanan tes HIV. Warga bisa datang untuk tes HIV. Rahasia sangat terjamin baik yang positif maupun negatif,” imbuhnya.

Tak hanya itu, Kecamatan Mandalajati juga memiliki inovasi layanan HIV secara daring atau online.

Ketua Warga Peduli AIDS (WPA) Mandalajati, Reny Yustianingsih menjelaskan, inovasi layanan tersebut bernama Galow (Gerakan Layanan Online WPA) Mandalajati.

Dikembangkan pada Oktober 2022 dalam platform Mandalikes, bertujuan sebagai wadah untuk menyampaikan informasi terkait HIV/AIDS dan kegiatan WPA Mandalajati.

“Kita sudah buat inovasi Galow. Semoga jadi banyak warga yang makin peduli dengan mengakses layanan HIV/AIDS serta peduli kepada orang yang hidup dengan HIV/AIDS,” harap Reny.

Dengan begitu para penyintas bisa sehat tanpa stigma, sehingga AIDS bisa segera diakhiri.

Sementara itu, Koordinator Pengelola Pemberdayaan Masyarakat Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung, Dzikri Mohammad Hermadja memaparkan, kasus HIV di Kota Bandung tertinggi  di Jawa Barat.

“Pada Desember 2021 akumulasi kasus mencapai 5.843 kasus. Ini merupakan kumulasi data selama 30 tahun,” papar Dzikri.

Jika dirata-ratakan, kasus HIV/AIDS mencapai 300-400 per tahun.  Kasus paling tinggi di Kecamatan Bojongloa Kaler, Coblong, dan Lengkong.

Lalu tiga kecamatan dengan kasus terendah adalah Panyileukan, Gedebage, dan Cinambo.

“Mandalajati ada di ranking 6 dari bawah. Daerah timur angkanya kecil. Sedangkan kawasan barat banyak. Bisa diakibatkan karena tempat pariwisata dan hotel yang kebanyakan di daerah kota,” jelasnya.

Ia menuturkan, pencegahan HIV/AIDS bisa menggunakan metode ABCDE. Pertama, Abstinen yakni tidak melakukan hal berisiko, seperti penggunaan napza atau seks bebas.

Kedua, Be Faithful yakni bagi yang sudah menikah diharap setia dengan pasangannya.

“Ketiga Condom. Bagi orang-orang yang sering melakukan aktivitas berisiko, harap menggunakan kondom untuk memutus tali penularan HIV,” katanya.

Lalu, Drugs yakni tidak menggunakan napza terutama yang jarum suntik. Kemudian, Education yakni masyarakat diminta untuk meningkatkan pengetahuan tentang HIV/AIDS.

“ACF ini konsepnya dengan membuka boots untuk tes gratis HIV. Mobile visit juga kami lakukan. Ada yang sebulan atau dua bulan sekali. Setiap lokasi berbeda-beda kondisinya,” tuturnya.

Cara yang ditempuh tentu tetap humanis, sifatnya tidak memaksa. 

“Ini dilakukan agar mereka mau ikut tes HIV. Kita juga berikan penjelasan apa manfaatnya dari tes ini. Karena memang kasus HIV/AIDS itu seperti ice berg (gunung es), terlihatnya mungkin sekarang 5.000-an. Tapi aslinya bisa lebih banyak daripada itu,” imbuhnya. (Red./Annisa)

Tags: Camat Mandalajati- Yana RusmulyanaGelar ACFHadirkan Layanan Kesehatan Online HIVKecamatan MandalajatiKetua WPAKomisi Penanggulangan AIDS Kota BandungPeringati Hari AIDS SeduniaProgram Galow
ShareTweet

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post

Kendalikan Inflasi 2022, Pemkot Bandung Salurkan Bansos Rp 7 M Kepada 15.280 KPM

Langkah Cepat untuk Tangani Stunting, Dinkes Kota Bandung Luncurkan E-Penting

Discussion about this post

Recommended

Pemkot Bandung Kolaborasi Bersama Dansektor 22 Citarum Harum

Oktober 11, 2022
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Bandung  Gelar Rapid Test Antigen di 5 Mal

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkot Bandung Gelar Rapid Test Antigen di 5 Mal

Januari 8, 2021
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung meminta warga semakin mematuhi sejumlah imbauan yang telah dikeluarkan pemerintah.

Covid-19 Belum Mereda, Gugus Tugas Minta Warga Masyarakat Disiplin

April 14, 2020

Gubernur Jabar Lantik Pengurus IKA Unpad Periode 2020-2024

Oktober 17, 2020
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »