Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

BOR RS Covid-19 di Jabar Terus Menurun Hingga 11,77 Persen

September 9, 2021
in Uncategorized

BANDUNG, METROJABAR.ID- Tingkat keterisian tempat tidur (BOR) di rumah sakit rujukan COVID-19 di Jawa Barat terus menurun. Saat ini, BOR di Jawa Barat berada di titik paling rendah, yaitu 11,77 persen sejak pencatatan yang dilakukan Pikobar pada 6 Oktober 2020 lalu.

Dari 14.374 TT (tempat tidur) yang tersedia di 387 rumah sakit rujukan COVID-19, tempat tidur yang terisi hanya 1.692. Data itu ditampilkan di laman Pikobar pada 9 September 2021 pukul 13.00 WIB. Kemudian ruang perawatan intensif (ICU) pun turun ke angka 20,34 persen.

“BOR hari ini 11 persen, kemudian 11 daerah sudah PPKM Level 2, dan 16 sudah PPKM Level 3 tidak ada yang level 4 sehingga pembukaan sekolah, sarana publik itu juga sudah mulai dicicil,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kamis (9/9/2021).

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Kemudian, pria yang akrab disapa Kang Emil itu juga melaporkan bahwa saat ini jumlah warga yang dirawat atau menjalani isolasi tinggal 8.000-an orang. Tentu kondisi ini sangat jauh berbeda dibandingkan dengan masa-masa awal PPKM yang jumlah kasus aktifnya pernah mencapai 120 ribu.

“Kami titip walau kedaruratan sudah lewat tingkat kasus sudah turun, itu jangan euforia tetap jaga protokol kesehatan dalam menjalankan kegiatan sosial, ekonomi,” katanya.

Terkait prosedur atau protokol kesehatan di perkantoran non esensial, saat ini Kang Emil masih menunggu arahan dari pusat. Kabarnya, siang ini, ia akan melakukan video conference dengan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan.

“Belum bisa saya sampaikan, tapi intinya ada penyesuaian pelonggaran jumlah yang bisa bekerja secara normal di kantor masing-masing,” katanya.

Selain itu, ia juga meminta agar pelaku bisnis di bidang restoran dan kafe tetap mematuhi protokol kesehatan. Jangan sampai sanksi berupa penutupan terjadi seperti di kafe Holywings Jakarta.

“Masih ada restoran dan kafe yang tidak membatasi kuota, jangan sampai nanti tempat wisata dan restoran ditutup, karena sanksi melanggar kuota yang disepakati seperti kasus di Jakarta juga,” ujarnya. (Red./Azay)

Tags: 11 Daerah Jabar PPKM Lv 216 Daerah Jabar PPKM Lv 3BOR RS Covid-19 di JabarGubernur Jawa BaratHarus Tetap Taati ProkesKasus Aktif Isolasi 8.000 OrangMenko Marves Luhut Binsar PanjaitanPencatatan PikobarRuang ICU Turun 20.34 PersenTerus Menurun Hingga 11.77 Persen
ShareTweet

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post

Resmi Lepas Kontingen Jabar ke PON XX Papua 2021, Ridwan Kamil Targetkan Jabar Juara Umum

Meriahkan Hari Jadi Kota Bandung Ke-211, Yana Mulyana Ajak Warga Percantik Kota

Discussion about this post

Recommended

BOR di Kota Bandung Turun 60,48%, Oded Ingatkan Warga Tetap Displin Prokes

BOR di Kota Bandung Turun 60,48%, Oded Ingatkan Warga Tetap Displin Prokes

Agustus 2, 2021

office 10 activator ✓ Activate Microsoft Office 2010 Easily ➔ Step-by-Step Guide

Januari 23, 2024

Picu Kenaikan Inflasi, Pemkot Bandung Tinjau Ulang Penyesuaian Tarif Parkir Off Street

Januari 20, 2023
ODED AJAK WARGA AKTIF BERKOORDINASI DENGAN APARAT

ODED AJAK WARGA AKTIF BERKOORDINASI DENGAN APARAT

Februari 24, 2020
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »