Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Pemkot Bandung Siap Dukung Penuh Program Baznas Untuk Sejahterakan Umat

Juni 3, 2021
in Uncategorized

KOTA BANDUNG, METROJABAR.ID- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung siap berkolaborasi dan mendukung berbagai program Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung yang kini dipimpin Ketua Baznas Kota Bandung periode 2021-2026, Akhmad Roziqin.

Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana saat menerima Silaturahmi Pimpinan Baznas Kota Bandung Periode 2021-2026 di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Balai Kota Bandung, Rabu 2 Juni 2021.

Pada kunjungan tersebut, Baznas Kota Bandung menyampaikan program yang akan dijalankan dan berbagai kendala yang dihadapi saat ini kepada Wakil Wali Kota Bandung.

BacaJuga

Bedste bier haus slot 100percent Casino Indbetalingsbonusser som Danmark 2026

Play & Win Real money within the 2026

Terutama dalam penghimpunan potensi zakat ASN di Kota Bandung yang baru 35 persen, serta mendiskusikan potensi zakal yang lainnya seperti dari BUMD, pengusaha, dan pihak lainnya yang dinilai sebagai Muzakki, termasuk pendistribusian zakat ke Mustahik.

Yana menilai berbagai program dari Baznas Kota Bandung cukup baik, Pemkot Bandung pun siap membantu. Terutama dengan potensi zakat yang ada agar bisa dilakukan sosialisasi dan edukasi sehingga dapat membantu para Mustahik.

“Potensi terbesar memang ada di internal kami (Pemkot Bandung), karena tadi baru 35 persen. Kita akan gali kembali dengan sosialisasi dan berbagai kegiatan agar menggugah dan mengajak mereka memberikan sebagian rezekinya,” katanya.

Menurut Yana, program dari Baznas terkait pendayagunaan zakat diharapkan bisa dikolaborasikan dengan program yang ada di Pemkot Bandung, seperti Buruan SAE.

“Misal kita buat per Kecamatan itu, Buruan SAE dibuat Tematik. Misal Kecamatan Antapani itu cengek, cengek saja terus, kalau tomat, ya tomat terus,” katanya.

“Produk Buruan SAE itu akan dicek apakah mengandung zat berbahaya tidak, itu kan organik. Mungkin ini akan bisa dimasukkan ke Z-Mart. Jadi bisa membantu masyarakat dan pendayagunaan lebih tepat sasaran,” ucapnya.

Yana pun mengaku siap memfasilitasi pertemuan antara Baznas dengan potensi zakat di Kota Bandung agar dapat mengumpulkan potensi lebih banyak.

“Kami siap memfasilitasi. Kita bikin pertemuan, nanti dikemas bisa dengan diskusi atau coffee morning dengan para pengusaha atau PD Pasar bersama pedagangnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Bandung, Akhmad Roziqin mengaku, tidak dapat berjalan sendiri dalam menjalankan kegiatannya. Sehingga harus berkolaborasi dengan Pemkot Bandung, terutama dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat.

“Terkait posisi Baznas dengan Pemkot sesuai Undang-Undang bahwa Pemkot ini memiliki posisi sebagai pihak yang memberikan bantuan fasilitatif, sosialisasi dan edukasi,” katanya.

“Oleh karena itu, Baznas tidak mungkin jalan sendirian, maka kami berusaha semaksimal mungkin berkoordinasi dengan Kabag Kesra untuk selalu berkoordinasi dalam setiap kegiatan. Hal itu perlu penyesuaian karena pola di tiap daerah terkait fasilitasi, sosialisasi, dan edukasinya berbeda,” lanjutnya.

Baznas Kota Bandung juga sudah menyurvei dan melakukan kajian terhadap potensi zakat di luar ASN, dari Pengusaha, komunitas, mau pun BUMD.

Selain itu, Baznas pun akan mengintegrasikan data masyarakat miskin di Kota Bandung, dengan Data Kesejahteraan Sosial Terpadu (DTKS) yang ada di Pemkot Bandung agar dapat menyamakan dalam hal pendistribusian.

Menurut Akhmad, saat ini Baznas Kota Bandung baru terkait dengan Pemkot Bandung terkait penghimpunan zakat dari ASN.

“Padahal zakat sesuai Undang-Undang itu peruntukkan atau diwajibkan untuk semua kaum Muslimin kategori Muzaki. Kalau di lihat aset kita di Kota Bandung luar biasa. Tapi baru terhimpun 35 persen dari jumlah ASN,” ucapnya.

“Nanti mungkin bisa mengingatkan ASN yang belum berzakat lewat Baznas, karena ada juga ke tempat lain. Kami akan pastikan lewat UPZ di Kewilayahan juga,” lanjutnya. (Red./Annisa)

Tags: Baznas Kota BandungKetua Baznas Kota BandungPemkot BandungPendayagunaan zakatperhimpunan zakat dari ASNprogram sejahterakan umatWakil walikota Bandung
ShareTweetPin

BeritaTerkait

Bedste bier haus slot 100percent Casino Indbetalingsbonusser som Danmark 2026

Januari 24, 2026
0

ContentBier haus slot: Din kasino bonus medmindre depositu er nu gennemsigtigIndbetalingsbonus Odds & KasinoFinest Boku play på caribbean beach poker...

Play & Win Real money within the 2026

Januari 24, 2026
0

ArticlesMobile Being compatible to play on the moveThe way we Price an educated Casinos on the internetIn charge playing at...

Kitty Glitter Huge Demo because of the IGT Play our very own Totally free Ports

Januari 24, 2026
0

PostsKitty Sparkle Have and you may IncentivesKittensStardust Gambling enterpriseHarbors Incentive FeatureBells and whistles and you may Extra Series Play our...

Us No-deposit Casinos & Bonuses 2026

Januari 24, 2026
0

ContentAdded bonus code: LCB40Greatest Video game and no Put BonusesGreatest No-deposit Totally free Revolves: Bonanza Games That’s title of your...

All of the Video from MotoGP Latest Reports, Account and you will Interviews

Januari 24, 2026
0

Motegi, such as, needs explosive acceleration of low-tools corners, as the Purple Bull Band having its much time straights notices...

Load More
Next Post
Oded Beri Apresiasi Ormas Islam Ikut Perangi Covid-19

Oded Beri Apresiasi Ormas Islam Ikut Perangi Covid-19

Bandung Gebyar Wisata Sejarah Bersepeda

Discussion about this post

Recommended

Wali Kota Bandung Paparkan Rincian Pertanggungjawaban APBD TA 2024

Juni 25, 2025

Tok! APBD Kota Bandung Tahun Anggaran 2025 Resmi Ditetapkan

November 27, 2024

50 Anggota DPRD Kota Bandung Periode 2024-2029 Resmi Dilantik

Agustus 6, 2024
Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat (Jabar) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jabar memutuskan, pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) di rumah masing-masing diperpanjang hingga 13 April mendatang

Belajar dari Rumah bagi Pelajar di Jabar Diperpanjang hingga 13 April

Maret 28, 2020
Translate »
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi