Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Kemenkes Akui Tak Seluruh Obat Covid-19 Ditanggung Pemerintah

Januari 24, 2021
in Uncategorized

JAKARTA, METROJABAR.ID- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengakui tak seluruh jenis obat pasien Covid-19 (virus corona) ditanggung pemerintah dan yang digratiskan hanya obat di daftar rekomendasi.

“Obat seperti Actemra, Gamaras, dan IVIG merupakan obat tambahan ya. Jadi belum direkomendasikan masuk dalam terapi, sehingga tidak ditanggung,” kata Direktur Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Sabtu (23/1).

Namun Nadia menegaskan perawatan ICU masih masuk dalam tanggungan pemerintah, baik pasien dengan gejala ringan hingga berat. Ia juga membantah bila ada rumah sakit yang menyewakan alat bantu pernapasan seperti ventilator untuk pasien dalam rawatan ICU.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

“Pemerintah menanggung perawatan Covid-19 sampai ICU, jadi tidak ada menyewa ventilator. Tapi kalau pasien minta perawatan VIP, bukan menjadi tanggung jawab pemerintah,” jelasnya.

Lapor Covid-19 melalui unggahan di akun instagram @laporcovid19 pada Jumat (22/1) lalu menampilkan beberapa laporan dari warga yang mengaku harus membayar biaya pengobatan sendiri.

Salah seorang warga diminta menebus obat salah satunya Intravenous Immunoglobulin Therapy (IVIG) yang harganya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Sementara pada (10/1) seorang warga ibu kota harus berkeliling mencari ventilator sewaan untuk ayahnya yang dirawat di RS swasta di Jakarta Pusat yang kehabisan ventilator. 

Dia akhirnya terpaksa menyewa seharga Rp30 juta perbulan dan juga diminta membeli sendiri obat Gamaras dan Privigen seharga Rp229 juta.

Pada laporan yang diterima pada (19/1), ada keluarga yang disarankan membeli obat suntik seharga Rp47,5 juta untuk sekali penyuntikan, dan obat itu harus diberikan selama lima hari,

“Beberapa laporan yang masuk menunjukkan bahwa sebagian biaya perawatan dan obat-obatan ditanggung oleh pasien. Padahal biaya yang dibebankan tidaklah sedikit. Jika hal ini terus terjadi, maka layanan kesehatan hanya dapat diakses oleh orang kaya,”, Sabtu (23/1).

Berangkat dari laporan itu, Lapor Covid-19 meminta kesetaraan dalam layanan kesehatan perlu ditegakkan. Sebab, semua orang berhak mendapatkan akses perawatan dan pengobatan. (Red./Alin)

Tags: Akui Tak Seluruh Obat Covid-19 Ditanggung PemerintahICUIVIGKemenkes RILapor CovidMinta Kesetaraan dalam layanan kesehetan untuk akses perawatan dan pengobatanP2PMLPemerintah Gratiskan obat dalam daftar rekomendasiTanggunga Pemerintah
ShareTweetPin

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post
Alhamdulillah, Pasien Sembuh Covid-19 di Kota Bandung Terus Meningkat

Alhamdulillah, Pasien Sembuh Covid-19 di Kota Bandung Terus Meningkat

Ridwan Kamil Dorong Budi Daya Udang Vaname di Pantai Selatan Jabar

Discussion about this post

Recommended

Selesai Revitalisasi April 2022, Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Bakal Miliki Wajah Baru Lebih Ceria

Maret 24, 2022

Kuatkan Kolaborasi, Dansektor 22 Bersama Wakil Walikota Bandung Tinjau Lokasi Penanaman Pohon

Agustus 25, 2020

Pisah Sambut Kajari, Bambang Tirtoyuliono Ajak Tingkatkan Kerja Sama untuk Kota Bandung yang Kondusif

Juni 15, 2024

Usung Tema Ekonomi Hijau, UMKM Kota Bandung Ikut Lestarikan Lingkungan Dalam Pameran Karya Kreatif Jabar 2022

Mei 15, 2022
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »