
KOTA BANDUNG, METROJABAR.ID- Camat Regol Kota Bandung, Iwan Sumaryana, MM, angkat bicara soal tudingan pihak Kelurahan Ciateul yang dimuat di salah satu media online dengan pernyataan yang menyalahkan pihak Kecamatan Regol tidak memproses surat yang masuk dari Kelurahan Ciateul tentang pengajuan permohonan pergantian bendahara ER.
Saat di konfirmasi, Senin (19/10/20), Camat Regol, Iwan Sumaryana menjelaskan, “sebetulnya kami dari Kecamatan ini sudah memproses surat-surat yang diusulkan pihak kelurahan Ciateul”.
Menurutnya pihak kecamatan sudah mengajukan permohonan ke BPKA Kota Bandung dengan surat Nomor 900/112-kec.Rgl/2020 dengan berdasarkan surat usulan dari kelurahan Ciateul nomor: 500/06/CT/1/2020 tanggal 22 Januari 2020 perihal Permohonan Usulan.
Pergantian Bendahara Pengeluaran Pembantu Kelurahan Ciateul Tahun 2020 dengan alasan, Bendahara Pengeluaran Pembantu Sebelumnya telah Melakukan penyalahgunaan jabatan selaku Bendahara Pengeluaran Pembantu.
“Hasilnya Bendahara Saudara Erwan dimutasi menjadi pelaksana dan dia diberikan hukuman dengan penurunan jabatan dari Kelas 6 menjadi Kelas 5 serta dikenakan sanksi oleh kecamatan,” ungkapnya .
Setelah itu pihak Kecamatan sudah memanggil yang bersangkutan saudara ER, itu sudah menjelaskan bukan 1 tahun tapi satu bulan yang belum dibayarkan katanya, dan saat ini sudah diserahkan kepada Ketua RT.
“Pertama kali ada pernyataan yang muncul di media online Jabar Online dengan pernyataan ini perlu kami tindak lanjuti lagi kalaupun memang ada pelanggaran Ini Tentu akan ditindaklanjuti nanti sesuai dengan kewenangan kecamatan dengan memberikan dalam bentuk hukuman ringan atau bisa sedang dan berat ini akan Kami lanjutkan BKPP”, kata Camat.
Kejadian terkait dengan pemberitaan disalah satu media online dengan judul ‘Walikota Bandung Harus Tindak Tegas Camat dan Lurah Terkait Dugaan Korupsi’.
Iwan mengungkapkan, langkah selanjutnya ia telah memanggil pihak Lurah Ciateul untuk datang ke Kecamatan Regol guna dimintai keterangannya dan sudah memberikan klarifikasi ke pihak inspektorat terkait tuduhan tersebut.
“Kami sudah melayangkan surat klarifikasi tersebut ke pihak inspektorat kota bandung dengan nomor : HK.09.02/1256-Kec. Rgl/X/2020”, pungkas Camat Regol Iwan Sumarna. (Red./Azay)
Discussion about this post