Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Hutan di Kawasan Gunung Tangkuban Parahu Kebakaran

September 5, 2024
in Uncategorized

METROJABAR.ID-  Hutan di Gunung Tangkuban Parahu di Bandung, Jawa Barat, terbakar, Rabu (4/9/2024). Kebakaran hutan diawali kemunculan asap berwarna putih tipis hingga tebal di sekitar gunung. Kemunculan asap putih terjadi pada pukul 01.41 WIB di atas kawah baru atau Upas Hills dan terjadi pukul 05.51 WIB dan 09.20 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat, Meidi menjelaskan, kebakaran hutan di kawasan Gunung Tangkuban parahu diawali dengan munculnya api dengan adanya sinar di sekitar atas kawah baru atau dekat dengan Upas Hills pukul 01.41 WIB, Rabu (4/9/2024). “Pada pagi hari sekitar pukul 05.51 WIB terlihat adanya asap tipis pada titik yang sama. Pada pukul 09.20 WIB terlihat asap yang cukup tebal dan angin sedang-kencang condong ke arah barat laut,” ucap Meidi.

Meidi mengatakan pada sekitar pukul 11.30 WIB, pihaknya mendapatkan informasi dari pengelola wisata dan warga telah terjadi kebakaran di titik tersebut. Upaya pemadaman oleh masyarakat dan pihak terkait tengah dilakukan.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

“Kebakaran ini tidak mengganggu stasiun pemantauan gunung api Tangkuban Parahu karena lokasinya berjauhan dari lokasi kebakaran,” kata dia.

Meidi mengatakan kawasan yang terbakar tidak bisa masuk kendaraan pemadam kebakaran. Hanya dapat dilalui kendaraan off road seperti katana. Selain itu, jalur kendaraan hanya bisa ditembus melewati perkebunan teh Sukawana di Kecamatan Parongpong.

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid mengatakan kondisi kawah ratu dan Ecoma tidak terlihat anomali embusan asap kawah dibandingkan pengamatan sebelumnya. Aktivitas vulkanik masih didominasi gempa berfrekuensi rendah.

“Dari hasil pemantauan deformasi pada bulan ini belum menunjukkan adanya pola penambahan tekanan yang signifikan dari permukaan terhadap respon penggembungan Gunung Tangkuban Parahu,” kata dia melalui keterangan resmi yang diterima. (Red./Annisa)

Tags: di atas kawah baru atau Upas Hillshasil pemantauan deformasi pada bulan ini belum menunjukkan adanya pola penambahan tekanan yang signifikan dari permukaan terhadap respon penggembungan Gunung Tangkuban ParahuHutan di Kawasan Gunung Tangkuban Parahu Kebakarankawasan yang terbakar tidak bisa masuk kendaraan pemadam kebakaran.Kebakaran ini tidak mengganggu stasiun pemantauan gunung api Tangkuban Parahukemunculan asap berwarna putih tipis hingga tebalKepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad WafidKepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat - Meidi
ShareTweetPin

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post

Bawaslu Antisipasi Potensi Politik Uang di Pilwalkot Bandung 2024

Pemkot Bandung Adakan Nikah Massal Gratis di Pendopo, Begini Syarat dan Cara Daftarnya!

Discussion about this post

Recommended

Kecamatan Cicendo dan PT KAI Persero Bersinergi Hadirkan Sekolah Lansia

November 28, 2023

Pemkot Bandung Resmikan Youth Space Antapani, Cocok untuk Ruang Diskusi Anak Muda juga Tersedia WiFi Gratis 24 Jam

Januari 13, 2022
Markas Pejuang Covid-19

Markas Pejuang Covid-19

September 6, 2020

Jabar Siapkan Tim Khusus dan Rencana Aksi Covid-19

September 18, 2020
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »