Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

BKKBN Sebut Tren Pernikahan Dini di Indonesia Menurun, Tapi Angka Hubungan Seks Remaja Malah Meningkat

Agustus 15, 2024
in Uncategorized

METROJABAR.ID- Tren pernikahan dini di Indonesia belakangan ini cenderung turun. Namun sayangnya di samping itu, justru angka hubungan seksual di usia remaja meningkat.

Fakta ini diungkap langsung oleh Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dr Hasto Wadoyo.

Kepala BKKN itu mengungkapkan bahwa tren pernikahan atau menikah dini di Indonesia turun dalam 10 tahun terakhir. Awalnya 40 orang dari seribu penduduk, kini berada di angka 26 per seribu.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Namun angka 26 itu dinilai masih relatif tinggi, terlebih bila diakumulasi dalam jumlah satu juta penduduk.

“Bisa dibayangkan kalau setiap 1.000 perempuan itu yang hamil di usia 15-19 tahun itu ada 26. Kalau 100.000 ribu sudah ada 2.600. Kalau 1 juta sudah 26.000 ribu. Apa nggak diatasi seperti itu? Kan harus diatasi,” ungkap Hasto.

Adapun jika berdasarkan usia, pergeseran rata-rata pernikahan perempuan dilaporkan mundur setiap tahunnya. Berdasarkan data BKKBN, yang awalnya berada di bawah 20 tahun, kini rata-rata perempuan menikah saat berusia 22 tahun.

Tren turunnya pernikahan dini ini sebetulnya menjadi kabar baik. Sebab jika mengingat resikonya, maka pernikahan dini memang membuat kehamilan ibu menjadi berisiko, seperti rentan perdarahan, kelahiran prematur, berat badan bayi lahir rendah (BBLR), serta dapat meningkatkan kematian ibu dan bayi.

Namun sayangnya, Kepala BKKBN itu menguak tren buruk baru, yakni rata-rata usia seks remaja di 15 hingga 19 tahun meningkat.

“Makanya bagus. Hanya yang perlu dikritik itu hubungan seksnya itu maju,” sorotnya.

Untuk perempuan, tercatat lebih dari 50% yang melakukan hubungan seksual di usia 15 hingga 19 tahun, sementara pada laki-laki angkanya lebih tinggi yakni di atas 70%.

“Menikahnya rata-rata 22 tahun, tetapi hubungan seksnya 15-19 tahun, jadi perzinahan kita meningkat. Ini pekerjaan rumah untuk kita semua,” kata Hasto. (Red./Jamilul)

Tags: Angka Perzinahan meningkatBKKBNKehamilan Rentan dan BerisikoKepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) - dr Hasto Wadoyorata-rata usia seks remaja di 15 hingga 19 tahun meningkat.Sebut Tren Pernikahan Dini di Indonesia MenurunTapi Angka Hubungan Seks Remaja Malah Meningkat
ShareTweet

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post

Tuai Banyak Polemik, BPIP Akhirnya Izinkan Paskibraka Putri Berjilbab Saat Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di IKN

Tindak Tegas! Satpol PP Kota Bandung Tertibkan PKL dan Bangunan Liar

Discussion about this post

Recommended

Optimalkan Gerakan P4GN, DPRD Kota Bandung Tegaskan Perda Tentang Narkotika Akan Segera Diproses

Oktober 29, 2024
Program Pembukaan MPLS di Ikuti 45.000 Siswa di Kota Bandung

Program Pembukaan MPLS di Ikuti 45.000 Siswa di Kota Bandung

Juli 13, 2020

Sukseskan Braga Free Vehicle, Diskar PB Kota Bandung Bersihkan Lokasi Acara

Mei 4, 2024

TP-PKK Kota Bandung Ikuti Lomba Kesatuan Gerak PKK Bangga Kencana Tingkat Provinsi Jabar 2021

November 20, 2021
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »