Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Ema Sumarna Ajak Tokoh Agama Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba

November 3, 2021
in Uncategorized

KOTA BANDUNG, METROJABAR.ID- Di tengah pandemi Covid-19, bahaya penyalahgunaan narkortika dan obat-obatan terlarang (narkoba) masih terus mengancam. Untuk memeranginya, perlu peran seluruh pihak termasuk juga para tokoh agama yang memiliki pengaruh terhadap jemaahnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung yang juga Ketua Tim Terpadu P4GN, Ema Sumarna berharap, para tokoh agama bisa terus menyosialisasikan bahaya narkoba.

“Kalau di umat muslim, misalnya pada saat Salat Jumat, dalam satu bulan di ambil satu atau dua kali temanya tentang bahaya narkoba. Mengingatkan bahwa bahaya narkoba seperti apa, apalagi kita punya bonus demografi yang cukup tinggi,” ujar Ema saat memberikan sambutan pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk para pegiat antinarkoba Kelurahan Bersinar di Hotel Sany Rosa, Kota Bandung, Rabu (3 November 2021).

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Bimtek ini digelar Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Kota Bandung. Kegiatan tersebut untuk menindaklanjuti inovasi kolaborasi Tim Terpadu P4GN terkait masalah penanggulangan masalah narkoba di Kota Bandung, dengan peserta dari tokoh keagamaan.

Menurut Ema, jika bahaya narkoba tidak diantisipasi, generasi ke depan bisa rusak. Sehingga semua elemen harus mengingatkan dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, dan lingkungan RT-RW.

“Ini harus lebih kuat. Jadi polanya semacam bola salju yang menggelinding, dari lingkungan terkecil ke terbesar, semua saling mengingatkan,” ucapnya.

“Ada ruang dan media yang strategis, yaitu dalam kehidupan keagamaan. Apakah di masjid, gereja, kelenteng, pura, dan yang lainnya saling mengingatkan,” imbuhnya.

Tokoh agama baik muslim mau pun nonmuslim mendapat bimtek bagaimana menjadi mitra pemerintah, berkolaborasi dengan pemerintah menjadi pegiat untuk mengingatkan bahaya tentang narkoba.

Terkait tempat rehabilitasi, Ema mengungkapkan, hal itu memang menjadi tuntutan kebutuhan. Karena jumlah penyalahguna narkoba di Kota Bandung cukup tinggi. Hal itu konsekuensi dari kota besar yang mempunyai daya tarik.

“Namun sekarang tekanan APBD-nya sangat berat dampak dari Covid-19 bagi Kota Bandung sangat luar biasa. Tahun kemarin kita kehilangan pendapatan sekitar Rp1 triliun, karena memang dari 9 jenis mata pajak akibat Covid-19 sangat luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung, AKBP Deni Yus Danial mengatakan, bimtek ini merupakan salah satu dari inovasi kolaborasi berbasis keagamaan. Harapannya, para tokoh agama bisa menyuarakan tentang konten anti narkoba.

“Jadi hari ini bagaimana intervensi sosial berbasis keagamaan kita dorong untuk berjalan di Kota Bandung. Tujuannya adalah membangun sistem ketahanan diri masyarakat,” ucap Deni yang juga Sekretaris Tim Terpadu P4GN.

Menurut Deni, keterlibatan tokoh agama dalam mengedukasi dan menyosialisasikan bahaya narkoba bisa sangat efektif dalam strategi “demand reduction”.

“Kalau dari supplay reduction itu penegakkan hukum dari mulai penjara hingga hukuman mati ada. Untuk wilayah demand reduction-nya adalah membangun ketahanan diri masyarakat,” katanya.

“Untuk membangun ketahanan kota tanggap anti narkoba, dibutuhkan peran dari para tokoh agama. Mereka ikut melakukan desiminasi informasi, melakukan P4GN untuk mendorong ketahanan keluarga mulai dari aktivitas sosial keagamaan,” ucapnya. (Red./Azay)

Tags: Ajak Tokoh AgamaBahaya penyalahgunaan narkotika dan narkobabangun sistem ketahanan diri masyarakatBimtek Anti NarkobaGencarkan Sosialisasi Bahaya NarkobaGenerasi Anti NarkobaKepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandungmembangun ketahanan kota tanggap anti narkobaPerangi NarkobaSekda Kota Bandung Ema SumarnaTim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) Kota Bandung
ShareTweet

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post

Tangani Masalah Transportasi dan Sampah, Pemkot Bandung Harapkan Pemerintah Prancis Beri Bantuan Teknologi

BREAKING NEWS! Artis Vanessa Angel dan Suami Tewas Dalam Kecelakaan di Tol Jombang KM 672

Discussion about this post

Recommended

ODED LEPAS SEBANYAK 151 ORANG PURNABAKTI SEBAGAI PNS

ODED LEPAS SEBANYAK 151 ORANG PURNABAKTI SEBAGAI PNS

Maret 2, 2020

Tangkal Berita Hoax Tentang Erupsi, BPBD Bandung Barat Tegaskan Gunung Tangkuban Parahu Baik-baik Saja

Desember 8, 2023

Bagja Jaya Wibawa Aggota Komisi II DPRD ,Monitoring ke Pergudangan Bulog

Februari 28, 2025
Aa Gym Positif Terinfeksi Covid-19, Pemkot Bandung Langsung Turun Tangan

Aa Gym Positif Terinfeksi Covid-19, Pemkot Bandung Langsung Turun Tangan

Desember 29, 2020
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »