Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Pj Wali Kota Bandung Minta Diskar PB Tingkatkan Kualitas Peralatan

Oktober 22, 2024
in Uncategorized

KOTA BANDUNG, METROJABAR.ID- Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara meminta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana mengevaluasi dan menginventarisir peralatan yang digunakan saat operasionalnya.

Hal itu berkaitan dengan pelayanan yang diberikan Diskar PB kepada warga Kota Bandung. Bahkan, Koswara menilai, perlu ada upaya peningkatan peralatan yang lebih memadai.

“Kalau fasilitas di sini (Diskar PB) untuk melayani perkembangan kota kelihatannya perlu ditambah peralatannya. Seperti evakuasi, jangkauannya baru 30 meter. Sementara, untuk lebih baik itu belum ada. Walaupun tiap gedung itu sudah ada sistem kebakarannya, namun evaluasi perlu alat yang memadai,” bebernya usai apel pagi, di Kantor Diskar PB, Senin (21/10/2024).

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Termasuk kebutuhan air untuk hydrant, Koswara menegaskan, hal tersebut butuh peningkatan yang lebih baik. Pasalnya kebutuhan hydrant merupakan bagian layanan perkotaan.

“Layanan perkotaan itu harus betul disiapkan untuk segala situasi, mulai penyediaan, titik lokasi hinggaa debit air. Sama halnya seperti PDAM, untuk pelayanan darurat wajib tersedia dan harus tersedia selalu,” tutur Koswara.

“Nanti kita akan membuat perencanaan dengan mengoptimalkan sumber air yang ada. Misalnya sungai belum dipakai untuk suplai air bersih cukup, maka harus menyiapkan tempat untuk pengolahan air sungai untuk air bersih dipakai pemadam kebakaran,” imbuh Koswara.

Sementara itu, Kepala Diskar PB Kota Bandung, Gun gun Sumaryana mengungkapkan, Pemkot Bandung terus berupaya inventarisasi titik hydrant yang ada.

“Kami terus berupaya inventarisasi titik mana saja yang bisa dimanfaatkan, diutamakan tempat vital seperti rumah sakit, pasar dan lain-lain. Saat ini ada 7 hydrant yang beroperasi,” ungkapnya.

Selain itu, Diskar PB juga memanfaatkan sumur resapan untuk kebutuhan air di saat darurat.

“Kami juga manfaatkan sumur resapan ketika terjadi kebakaran. DPRD Kota Bandung pun menyarankan 50 persen bisa dioptimalkan dari total 200 hydrant yang ada. Karena kebakaran itu insitedentil tapi jangan juga diabaikan. Kami sedang upaya inventarisasi hydrant, khususnya objek vital,” tuturnya. (Red./Edi)

Tags: DISKAR PB kota bandungDPRD Kota BandungKepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung - Gun gun Sumaryanameminta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana mengevaluasi dan menginventarisir peralatan yang digunakan saat operasionalnya.menyarankan 50 persen bisa dioptimalkan dari total 200 hydrant yang ada.Minta Diskar PB Tingkatkan Kualitas PeralatanPasalnya kebutuhan hydrant merupakan bagian layanan perkotaan.PDAM Pelayanan darurat wajib tersedia dan harus tersedia selaluPj Walikota Bandung - A. Koswaraterus berupaya inventarisasi titik hydrant yang ada.upaya peningkatan peralatan yang lebih memadai.
ShareTweet

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post

Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung Sepakat Terapkan Gerakan Zero Waste di Lingkungan Sekolah

Tanggulangi Lahan Kritis, Pemkot Akan Perketat Perizinan Bangunan di Kawasan Bandung Utara

Discussion about this post

Recommended

PRESTASI KINERJA GEMILANG KEJAKSAAN TINGGI JAWA BARAT SEMESTER 1 TAHUN 2020

PRESTASI KINERJA GEMILANG KEJAKSAAN TINGGI JAWA BARAT SEMESTER 1 TAHUN 2020

Juli 22, 2020
Berkah Subuh gelombang III ini diikuti oleh 15 lurah. Di antaranya, Lurah Antapani Tengah, Sekeloa, Cisaranten Kidul, Cikutra, Garuda, Ciroyom, Lebak Siliwangi, Cigondewah Kidul, Situsaeur, Cigadung, Antapani Kulon, Neglasari, Sukaraja, Pelindung Hewan, dan Lurah Kebon Kangkung.

PARA LURAH MINTA BERKAH SUBUH JADI AGENDA RUTIN

Maret 13, 2020

Polda Jabar Amankan Ketum Ormas GMBI

Januari 29, 2022

Reaktivasi Bandara Husein Keiginan Warga Kota Bandung dan Wisatawan

Juli 3, 2025
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »