Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Penuhi Kebutuhan Sekolah, 28 SMP Baru Akan Hadir di Kabupaten Bandung pada 2024 Mendatang

Juli 12, 2023
in Uncategorized

KOTA BANDUNG, METROJABAR.ID- Untuk memenuhi kebutuhan sekolah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, menargetkan penambahan sebanyak 28 Sekolah Menengah Pertama (SMP) baru pada tahun 2024, di Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menjelaskan bahwa hal tersebut untuk menutup kebutuhan sekolah baru pada tingkat SMP di Kabupaten Bandung yakni sebanyak 48 unit.

“Dari kebutuhan 48 unit sekolah baru itu, pemerintah daerah menganggarkan 28 unit sekolah baru SMP. Insya Allah 28 unit sekolah baru SMP tahun depan akan hadir di Kabupaten Bandung,” kata Dadang, Rabu (12/7/2023).

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Dadang juga mengatakan bahwa Pemkab Bandung sengaja tidak membangun seluruh kebutuhan sekolah, karena pihaknya ingin mengajak masyarakat turut terlibat.

“Sisanya, memberikan kesempatan kepada teman-teman yang bergerak dalam bidang pendidikan atau yayasan untuk mendirikan sekolah SMP baru,” sambungnya.

Penambahan sekolah baru ini, kata Dadang, adalah salah satu usaha Pemkab Bandung untuk meningkatkan indikator pendidikan sebagai salah satu aspek dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Sebab, dalam IPM Kabupaten Bandung, indikator daya beli dan indikator kesehatan masyarakat sangat meningkat signifikan.

Tetapi dalam indikator pendidikan masih rendah, dalam konteks tidak begitu signifikan di mana rata-rata lama belajar masyarakat Kabupaten Bandung masih rendah, kata Dadang.

“Sekitar dua sampai tiga tahun lalu, rata-rata lama sekolah itu hanya 8,8 tahun, jadi sangat memprihatinkan. Saya punya mimpi besar bagaimana rata-rata lama sekolah berbanding lurus dengan harapan lama sekolah masyarakat Kabupaten Bandung. Sementara harapan lama sekolah Kabupaten Bandung sudah mencapai 12,9 tahun. Karenanya kita lakukan berbagai usaha,” katanya.

Selain membangun sekolah, sebagai usaha untuk meningkatkan indikator pendidikan di Kabupaten Bandung, Dadang mengungkapkan bahwa pihaknya membuat program dan bekerjasama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Hal tersebut dilakukan untuk memfasilitasi sedikitnya 50.000 orang masyarakat Kabupaten Bandung yang belum memiliki ijazah SD, SMP, dan SLTA untuk mengikuti pendidikan paket A, B dan C.

Untuk tahun 2023 ini, ada sebanyak 7.312 peserta warga belajar dari 75 lembaga pendidikan di lingkungan PKBM se-Kabupaten Bandung yang telah lulus mengikuti pendidikan paket A, paket B dan paket C.

Dari 7.312 peserta warga belajar tersebut, paket C sebanyak 4.747 peserta warga belajar, paket B sebanyak 2.016 peserta warga belajar dan paket A sebanyak 509 peserta warga belajar.

Dadang Supriatna berharap kepada warga belajar pendidikan kesetaraan yang sudah mendapatkan ijazah, menindaklanjuti pendidikannya sampai perguruan tinggi.

“Saya berharap warga belajar yang sudah mendapatkan paket A, B dan C pada hari ini untuk terus melanjutkan semangat belajar,” tuturnya.

Usaha lainnya untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah di Kabupaten Bandung, adalah melalui program dukungan biaya bagi siswa kurang mampu yang berprestasi bernama Beasiswa Ti Bupati (Besti).

“Program Besti ini untuk masyarakat Kabupaten Bandung yang memiliki prestasi dan kelebihan, tetapi secara ekonomi perlu mendapatkan bantuan,” katanya.

Menurunnya, animo masyarakat terhadap program Besti ini cukup tinggi, di mana ketika dua tahun dirinya menjabat Bupati Bandung, pada tahun pertama sudah ada sekitar 1.500 orang yang mendaftar, dan tahun kedua mencapai sekitar 1.800 orang yang mendaftar program.

“Mereka adalah calon mahasiswa yang daftar melalui program Besti. Alhamdulillah rata-rata lama sekolah Kabupaten Bandung yang asalnya 8,8 tahun, saat ini sudah meningkat menjadi 9,2 tahun,” tuturnya.

Usaha-usaha ini, kata Dadang, adalah sebagai langkah menjalankan tanggung jawab pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa.

“Saya terus fokus untuk melakukan berbagai langkah dan inovasi untuk meningkatkan harapan rata-rata lama sekolah masyarakat Kabupaten Bandung. Saya berpesan pada semua siswa, agar tetap semangat dan terus belajar untuk menambah ilmu untuk memanfaatkan ijazah yang sudah dimiliki dan menjadi orang yang sukses di masa mendatang,” pungkasnya. (Red./Annisa)

Tags: 28 SMP Baru Akan Hadir di Kabupaten Bandung pada 2024 MendatangBeasiswa Ti BupatiBupati Bandung Dadang SupriatnaIPM Kabupaten Bandungmencerdaskan anak bangsameningkatkan indikator pendidikanPemkab BandungPenuhi Kebutuhan SekolahPusat Kegiatan Belajar Masyarakat
ShareTweet

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post

Kuota Siswa Baru Sejumlah Sekolah Belum Terpenuhi, Disdik Kota Bandung Buka Kesempatan Pendaftaran Hingga Hari Ini

Penerbangan di Husein Sastranegara Dipindahkan ke BIJB Kertajati Mulai Oktober Mendatang, Ema Sumarna: Kita Dukung dan Adaptasi

Discussion about this post

Recommended

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung mengimbau kepada para pedagang pasar kaget untuk tidak menggelar barang dagangannya, Minggu (22/3/2020) besok.

Satpol PP Minta Pasar Kaget tidak Beroperasi

Maret 21, 2020

Cegah Stunting dan Atur Jarak Kehamilan, DPPKB Kota Bandung Gelar Gebyar Pelayanan KB Gratis

November 30, 2023

Disnaker Dorong Standarisasi Pelatihan Berbasis Kompetensi

April 15, 2026
Oded Minta ASN Jadilah Contoh, Atau.. ??

Oded Minta ASN Jadilah Contoh, Atau.. ??

April 13, 2020
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »