Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

(FK-KIM) Jabar Resmi Di Kukuhkan Kadis Kominfo Jabar

Oktober 8, 2022
in Uncategorized

KOTA BANDUNG, METROJABAR.ID-  Forum Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat (FK-KIM) Jabar resmi di kukuhkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jabar, Dr. Ika Mardiah, M.Si bertempat di Novotel Hotel Jl. Cihampelas No. 23, 25 Bandung. Sabtu (08/10/22).

Terpantau di lokasi perwakilan Forum KIM dari 27 Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat hadir dan mengikuti pengukuhan tersebut.
Ketua FK-KIM Jabar Deni Sonjaya mengatakan  bahwa kelompok informasi masyarakat konotasinya ada di Kelurahan atau Desa, di Jawa Barat lebih kurang sudah terbentuk 5.000 KIM,” Ujar Deni.

Diungkapkan Deni, FK KIM ini dibentuk agar mudah berkoordinasinya dan validasi terhadap KIM-KIM yang ada di Jawa Barat.
“Kami kira merujuk ke sejarah dulu bahwa kelompok informasi masyarakat itu menjadi mitra Pemerintah mengacu pada Permen No 8 tahun 2010. Dulu itu mutlak murni di kelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika  Provinsi, Kabupaten dan Kota masing-masing, untuk lebih kemandirian KIM”. Jelasnya.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Makanya, lanjut Deni, Permen No. 8 Tahun 2010 diganti ke Permen No. 8 Tahun 2019 bahwa kelompok informasi masyarakat itu sebagai pemangku kepentingan, artinya mereka tidak ada kaitannya dengan forum tapi ada kaitannya dengan KIM.

“Kami kira itu jadi bahwa pemerintah itu harus tetap mengelola KIM-nya yang sesuai dengan Permen No. 8 Tahun 2019. Terkait kontribusi saya kira kelompok informasi punya akses, ataupun tupoksi agenda diskusi, implentasi informasi, networking, lalu desiminasi terus advokasi”. Terang Deni.

Masih kata Deni, artinya KIM itu ada dua arah, jadi dulu paradigma komunikasi untuk masyarakat itu komunikasi untuk masyarakat dua arah. Kami kira KIM hadir menjadi untuk menjadi katalis, karna kami lahir dulu sejarahnya dari kelompencapir, mungkin pemerintah sejauh ini belum aware, bagaimanapun juga derasnya literasi digital, digitalisasi tapi SDMnya perlu di bangun,” pungkas Deni. (Red./Alin)

Tags: Bandung RayaDr. Ika MardiahForum Komunikasi Kelompok Informasi Masyarakat (FK-KIM) JabarKadis Diskominfo jabarM.Si
ShareTweet

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post

5 Tradisi Mencuci Pusaka di Ciamis Saat Bulan Maulid

Ketua DPRD Kota Bandung Hadiri Undangan Warga De Marakesh

Discussion about this post

Recommended

Polres Bandara Soetta Tangkap 15 Tersangka Pemalsu Surat Hasil Swab PCR Covid-19

Polres Bandara Soetta Tangkap 15 Tersangka Pemalsu Surat Hasil Swab PCR Covid-19

Januari 18, 2021

Cegah Penularan Virus Flu Burung, DKPP Kota Bandung Telah Vaksinasi 500 Ekor Unggas di 60 Titik

Maret 14, 2023

Pasca Idulfitri, Satpol PP Kota Bandung Kembalikan Tertibkan PKL Zona Merah dan Reklame

April 27, 2023

Pemkot Bandung Tambah 4 Sekolah Lansia Tingkat Kecamatan

September 23, 2021
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »