HeadlineKebakaranKepedulianKota BandungMusibahPelayanan PublikPemerintahanPencegahan BencanaPeristiwa

Penyebab Kebakaran Pabrik Tekstile PT Gajah Angkasa Perkasa Cijerah

KOTA BANDUNG, METROJABAR.ID- Kebakaran terjadi di pabrik tekstil di PT Gajah Angkasa Perkasa yang berada di Jalan Sudirman, Kota Bandung. Beruntung tidak ada korban jiwa.

Senin (4/10/2021) siang sekitar Pukul 10.45 WIB kepulan asap hitam yang sebelumnya membubung tinggi ke atas langit mulai mengecil.

Ketua Keamanan RW 2 Nandang mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. “Karyawan kaget. Tidak ada,” kata Nandang.

Nandang juga memastikan tidak ada korban luka dalam insiden tersebut. Nandang melihat langsung ke lokasi kejadian untuk memastikan kebakaran ini tidak melebar ke pemukiman warga.

Nandang menyebut, karyawan sudah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman dan petugas pemadam kebakaran masih melakukan pemadaman api.

“Sedang pendinginan,” ujarnya.

Karena obyek yang terbakar cukup luas, Petugas Damkar Kota Bandung dibantu Damkar Kota Cimahi.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan Operasi Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung M Yusuf Hidayat mengatakan, dugaan sementara kebakaran ini berasal dari oli panas yang menetes ke kain sehingga menimbulkan percikan api.

“Dugaan belum terlihat, menurut info dari oli ke kain netes panas. Dugaan sementara ya,” kata Yusuf di lokasi kejadian.

Yusuf berujar, api sudah padam. Hingga Pukul 12.00 WIB pihaknya masih melakukan pendinginan dikhawatirkan ada bara api yang belum padam dan dapat menimbulkan percikan api kembali.

Menurutnya gedung yang terbakar memiliki luas kurang lebih 1.000 meter persegi dengan memiliki dua lantai, lantai satu tempat penyimpanan mesin dan lantai dua digunakan untuk menyimpan kain.

Karena dikhawatirkan merebut ke gedung lainnya, pihaknya melakukan penyekatan atau mengisolasi kobaran api.

“Tidak merembet alhamdulillah, kita lakukan isolasi supaya tidak merembet ke gedung lain. Pemukiman sedikit jauh, makannya pada saat terima laporan dikhawatirkan ke pemukiman,” jelasnya.

Pihaknya tidak menemukan kesulitan yang berarti dalam melakukan pemadaman api tersebut karena lokasi pabrik ada di pinggir jalan.

Namun yang menjadi sedikit kesulitan bagi petugas di lapangan yakni hembusan angin yang kencang.

“Kalau kesulitan alhamdulillah karena lokasi dekat dengan jalan raya, angin juga cukup kencang, itu aja yang dikhawatirkan ,” tuturnya.

“Sumber air ada tandon air dan pipa air walaupun tekanan tidak sekencang yang diinginkan, pungkasnya. (Red./Annisa)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Translate »
Close
Close