Bandung RayaBantuan SosialEra AKBHeadlineKEMANUSIAANKepedulianKESEHATANPelayanan PublikPemerintahanPenanganan Covid-19PeristiwaSosial

Jadi Penyitas Covid-19, Yana Mulyana Siap Donor Plasma Konvalesen

KOTA BANDUNG, METROJABAR.ID- Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana mengaku siap berkontribusi dalam terapi Plasma Konvalesen. Mengingat, Yana diketahui sebagai penyintas COVID-19.

“Siap untuk kebaikan insyaallah,” ujar Yana di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Selasa (12/1/2021).

Dia menuturkan, sesaat setelah menyelesaikan perawatan sebagai pasien COVID-19 tahun lalu, ia pun sempat ditawari untuk melakukan donor plasma.

“Waktu begitu saya selesai perawatan, dinyatakan udah sembuh beberapa temen dokter itu kontak saya nanyain kesiapan menyumbang plasma sebagai penyintas lah. Waktu itu saya sampaikan Insyaallah saya siap tapi memang itu dikhususkan yang kondisinya parah,” katanya.

Setelah mendengar kabar terapi plasma konvalesen yang dapat membantu mempercepat penyembuhan pasien COVID-19 dengan gejala berat, Yana pun bersiap diri jika suatu waktu dibutuhkan.

Hanya saja, dia tidak yakin setelah 10 bulan terakhir ini semenjak dinyatakan sembuh, apakah antibodi COVID-19 masih terkandung di dalam tubuhnya.

“Cuman saya juga enggak tau nih setelah 10 bulan, saya juga harus konsul ke dokter apakah ada pemeriksaan bahwa saya masih punya antibodi atau tidak. Tapi pada dasarnya mah saya siap,” sambungnya.

Dia pun meyakinkan, bahwa untuk donor plasma ini tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Karena, kata dia, pada dasarnya seperti donor darah.

“Ke kita-nya enggak ada apa-apa seperti donor darah biasa. Rutin per sekian bulan sekali. Logikanya orang yang donor seger, di rangsang sel-sel darah merah yang baru. Yang dikhawatirkan itu masih ada antibodi atau enggk. Nanti di PMI mungkin akan diperiksa,” kata Yana.

Yana mengajak kepada para penyintas di Kota Bandung termasuk ASN untuk sama-sama memberikan bantuan dalam hal sederhana, salah satunya donor Plasma Konvalesen.

“Saya pikir bagi para penyintas mudah-mudahan kita bisa melakukan kebaikan di tengah COVID-19. Trennya meningkat dan tingkat keparahannya agak lebih tinggi. Mudah-mudahan menyumbang plasma ini bisa membantu orang banyak,” pungkasnya. (Red./Annisa)

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Translate »
Close
Close