Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Hasil Survei Bocor Ke Publik, Elektabilitas Nia – Usman Capai 40,91%

Desember 4, 2020
in Uncategorized

SOREANG, METROJABAR.ID- Jelang hari H pencoblosan Pilbup Bandung 2020 tepatnya pada 9 Desember 2020, diramaikan dengan bocornya dokumen rahasia milik salah satu kantor konsultan politik nasional di sejumlah grup sosial media WhatsApp.

Dokumen rahasia itu memuat sejumlah informasi tentang pelaksanaan Pilbup Bandung 2020, termasuk hasil survei popularitas dan elektabilitas tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati Bandung.

Dalam dokumen yang diterima awak media, dokumen tersebut berupa data berupa tampilan powerpoint. Di slide pertama, terdapat paparan yang berisi tentang angka elektabilitas para pasangan calon bupati dan wakil bupati Bandung untuk Pilkada tahun 2020. Dokumen ini rupanya, hasil rilis terbaru dari Poldata Indonesia Konsultan.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Adapun informasi tingkat elektabilitas yang tercantum yakni paslon Nia – Usman sebesar 40,91% yang ditunjukan dalam angka dan grafik batang berwarna kuning, sementara elektabilitas Yena – Atep sebesar 10,93% yang ditunjukan dalam angka dan grafik batang berwarna merah. Sementaraangka elektabilitas Dadang – Sahrul sebesar 35,03% yang ditunjukan dalam angka dan grafik batang berwarna hijau.

Selain itu, terdapat angka 13,13% di atas grafik batang berwarna putih yang menunjukan jumlah pemilih yang belum menentukan pilihan (undecided voters).

Selain terdapat informasi mengenai angka elektabilitas berupa grafik batang, dalam slide tersebut juga tertulis “Dokumen Rahasia. Tidak Untuk Dipublikasikan”. Hasil survei dilakukan pada 23-30 November 2020.

Ketika dikonfirmasi melalui telepon, Direktur Eksekutif Poldata Indonesia Konsultan Arif Fajar Budiman membenarkan hasil tersebut namun dirinya menyatakan heran mengapa informasi tersebut bisa beredar ke publik. Menurutnya, informasi tersebut hanya disampaikan pada sejumlah orang tertentu saja.

“Data tersebut benar. Survei tersebut dilaksanakan untuk tujuan kajian ilmu. Oleh karena itu dibuat dengan sebenar-benarnya tanpa rekayasa apapun. Saya heran mengapa itu bisa bocor ke publik,” ujar Fajar saat dihubungi via telepon, Kamis 3 Desember 2020.

Fajar sendiri tidak berkomentar banyak terkait kenapa dokumen sepenting itu bisa bocor ke publik. Kendati demikian, dirinya masih melakukan penelusuran penyebab dokumen tersebut bisa tersebar di grup-grup WhatsApp warga Kabupaten Bandung. (Red./Azay)

Tags: Elektabilitas Nia – Usman Capai 40.91%Hasil Survei Bocor Ke PublikKantor Konsultan Politik Nasional
ShareTweet

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post

Ridwan Kamil Lantik 7 Anggota KPID Provinsi Jabar Periode 2020-2023

Masuk Zona Merah, Jalan Dipati Ukur Ditutup Selama 14 Hari Kedepan

Discussion about this post

Recommended

10 Daerah dengan Tingkat Pengangguran Tertinggi di Indonesia, Jawa Barat Paling Banyak

November 12, 2022

Program PSBB Siap Di Laksanakan Di Kota Bandung

April 16, 2020

Optimalisasikan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, Pemkot Bandung Ikuti Rakor Implementasi Inpres Nomor 2 Tahun 2021

Desember 16, 2024

Peringati Harganas 2023, Pemkot Bandung Targetkan Prevalensi Stunting Capai 14 Persen

Juni 30, 2023
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »