Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

ISTRI KEMENTAN BAKAL AJAK IRIANA JOKOWI PANEN DI KARASAK

Maret 9, 2020
in Uncategorized
Kiprah Kelompok Wanita Tani (KWT) Kurdi Asri Kelurahan Karasak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung mencuri perhatian istri Menteri Pertanian, Ayunsri Syahrul Yasin Limpo

Kiprah Kelompok Wanita Tani (KWT) Kurdi Asri Kelurahan Karasak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung mencuri perhatian istri Menteri Pertanian, Ayunsri Syahrul Yasin Limpo

KOTA BANDUNG, METRO JABAR.ID

Kiprah Kelompok Wanita Tani (KWT) Kurdi Asri Kelurahan Karasak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung mencuri perhatian istri Menteri Pertanian, Ayunsri Syahrul Yasin Limpo yang juga Ketua Bidang V Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM).

Ayunsri beserta jajaran Dharma Wanita Kementerian Pertanian mengunjungi KWT Kurdi Asri Kelurahan Karasak, Kecamatan Astanaanyar, Senin (9/12/2020). Wakil Ketua I TP PKK Kota Bandung Yunimar Yana Mulyana hadir langsung menyambut kedatangan mereka di sana.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

istri Menteri Pertanian, Ayunsri Syahrul Yasin Limpo yang juga Ketua Bidang V Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM).

KWT Kurdi Asri berkarya di pemukiman padat penduduk. Namun, kreativitasnya mampu membuat gang-gang sempit itu menjadi asri, bahkan memiliki kolam ikan dan kebun sendiri.

Urban Farming menjadi jawaban dalam mengelola kawasan agar asri dan bisa menjadi media warga untuk bercocok tanam. Warga setempat memelihara ikan lele, ikan hias, serta menanam sayur mayur dan tanaman obat keluarga (Toga).

“Alhamdulillah kami jadi nggak perlu ke warung kalau sekadar untuk nyambel,” kelakar Eva, Ketua KWT Kurdi Asri saat memperkenalkan kelompoknya kepada para tamu.

KWT yang telah berdiri sejak 2014 itu juga sudah mampu menghasilkan produk sendiri yang bisa dijual kepada warga sekitar. Produk unggulan mereka adalah manisan terong dan minuman dari campuran serai, daun jeruk, gula, dan madu yang segar dan menyehatkan.

Keberhasilan KWT Kurdi Asri pun mendapat dua jempol dari Ayunsri. Ia mengaku bangga dengan hal yang telah dilakukan Eva dan Pemkot Bandung.

“Saya 25 tahun mengatur orang mendampingi suami saya, dari mulai camat sampai gubernur. Saya tahu gimana susahnya mengajak warga untuk berpartisipasi kalau tidak sadar sendiri. Tapi saya kagum dengan KWT Kurdi Asri. Ini tidak hanya satu RT, tapi lebih dari satu,” ujar Ayunsri.

Selain untuk melihat KWT Kurdi Asri, Ayunsri juga tengah menyurvei lokasi untuk penanaman bibit tanaman oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Sebagai Ketua Bidang V OASE KIM yang membidangi program Indonesia Berkebun dan Menanam, ia perlu mencari lokasi yang tepat untuk melaksanakan program ini.

“Saya sedang mencari lahan yang cukup luas untuk program tersebut. Ada program menanam masal dan memetik. Kalau untuk kegiatan memetik, lokasi ini sepertinya sangat bagus,” ungkap Ayunsri.

Pemerintah Kota Bandung memang sedang gencar mengampanyekan urban farming. Sebab, Pemkot Bandung ingin agar Kota Bandung sedikit demi sedikit mengurangi ketergantungan konsumsi panga dari daerah lain.

Asisten Administrasi Umum dan Kepegawaian, Dadang Gantina mengatakan, hasil kajian menunjukkan bahwa urban farming mampu menekan 5-6% ketergantungan masyarakat terhadap produk pangan dari luar Kota Bandung.

Ia membeberkan, kebutuhan pasokan pangan, khususnya hasil pertanian memang sangat besar. Kota berpenduduk 2,4 juta jiwa ini menjadi kota konsumsi yang 90% pangannya dipasok dari luar daerah.

Untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi sekitar 2,4 juta warga Bandung, Kota Bandung memasoknya dari luar kota. Kebutuhan cabai rawit misalnya, membutuhkan sekitar 56,90 ton per minggu. Sedangkan cabai merah 1,36 ton per minggu. Sementara sayuran hijau yang paling besar adalah kangkung yang mencapai 175,84 ton per minggu, tomat rata-rata 88,73 ton, dan bayam 118, 56 ton.

“Saat ini ada 150 kelompok urban farming yang menjadi binaan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung. Kelompok-kelompok ini bisa menjadi pemicu tumbuhnya minat warga yang lebih besar dalam urban farming,” tandas Dadang. (iwnaruna/Azay)

ShareTweetPin

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post

KEBERHASILAN PROGRAM PEMELIHARAAN AYAM DAN CABAI MENCAPAI 90 PERSEN

Presiden Joko Widodo bersama jajaran terkait membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) Tahun 2021

Presiden Jokowi: Kebijakan Fiskal Tahun 2021 Perkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional

Discussion about this post

Recommended

Ketum Baladhika Adhyaksa Beri Apresiasi JPN Kejari Jakarta Utara

Ketum Baladhika Adhyaksa Beri Apresiasi JPN Kejari Jakarta Utara

Juni 22, 2020

Sukseskan Asia Afrika Festival, Pemkot Bandung Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Juli 5, 2024

Tok! Karyawan yang Kerja saat Pemilu Wajib Dapat Uang Lembur

Februari 10, 2024

Kebakaran Hebat Hanguskan Ruko dan Bengkel di Jalan Jenderal Sudirman Kota Bandung Dini Hari Tadi, Kerugian Capai Rp 1 Miliar

Januari 15, 2022
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »