Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

CEGAH PENIMBUNAN,DISDAGIN TERUS PANTAU STOK SEJUMLAH BARANG

Maret 5, 2020
in Uncategorized

Metrojabar.id, Bandung – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung bekerja sama dengan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polrestabes Bandung akan terus memantau ketersediaan sejumlah barang. Hal ini berkaitan dengan merebaknya virus Corona (Corvid-19).

“Kita akan memonitor kebutuhan pangan, masker, dan antiseptic, karena kelangkaan kemungkinan ada oknum-oknum yang memanfaatkan. Padahal kita juga harus mengedepankan perikemanusiaan bukan mencari kesempatan,” kata Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Waslian di Balai Kota Bandung, Kamis (5/3/2020).

Dari kasus isu virus Corona ini, Disdagin Kota Bandung juga mendapat informasi Polda Metro Jaya yang mengamankan 60.000 masker ilegal yang akan diekspor saat penggrebekan gudang di Kota Tangerang, dan penimbunan masker beserta anti septic di Kota Semarang.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

“Ada rujukan Undang-Undang no 7 Tahun 2004, yang menyimpan barang kebutuhan pokok atau penting sehingga terjadi kelangkaan dan gejolak harga ada hukumannya bisa dipenjara maksimal 5 tahun atau denda Rp50 miliar,” ungkap Elly.

Khusus untuk masker, Elly Waslian juga sudah mendapat laporan dari PT Kimia Farma bahwa mereka masih memiliki stok sebanyak 200.000 masker yang disebar ke apotek Kimia Farma seluruh Indonesia.

“Di Kota Bandung ada 38 Apotek Kimia Farma, masker masih tersedia dijual Rp 2.000 per masker dan dibatasi pembeliannya dua buah. Di Ace Hardware juga masih ada, tapi di tempat lain memang keberadaanya sudah menipis bahkan kosong,” ujar Elly.

Menurut Elly, di Kota Bandung terdapat distributor masker yaitu PT Anugerah Parmindo Lestari. Sedangkan empat diatributor lainnya berada di luar Kota Bandung. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir ketersediaannya.

“Jadi, terkait isu virus Corona ini, masyarakat tidak perlu berbondong-bondong mencari masker, apalagi sampai memborong karena panic buying itu. Dari WHO (World Health Organization) juga menyatakan yang perlu pakai masker orang yang sakit, yang sehat tidak perlu,” pungkasnya. (iwnaruna/Azay)

Tags: Cegah penimbunanDISDAGIN kota bandungSatgas pangan Polrestabes Bandung
ShareTweet

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post
PEMBANGUNAN HARUS SERAP ASPIRASI WARGA KATA WALIKOTA BANDUNG

PEMBANGUNAN HARUS SERAP ASPIRASI WARGA KATA WALIKOTA BANDUNG

KATA BPK: INSTANSI LAIN HARUS MENCONTOH KOTA BANDUNG

KATA BPK: INSTANSI LAIN HARUS MENCONTOH KOTA BANDUNG

Discussion about this post

Recommended

Kurs Rupiah Anjlok! Hampir Sentuh Rp 16.000 per Dolar AS

November 23, 2024

Yana Mulyana Targetkan Sofbol Kota Bandung Raih Juara di Gelaran Porprov 2022

April 9, 2022

Dinkes Kota Bandung Himbau Pasien Covid-19 Yang Sembuh Donor Plasma Darah

Maret 21, 2021
Gubernur Jawa Barat Monitoring Sebanyak 60.000 Kendaraan Diputarbalikkan

Gubernur Jawa Barat Monitoring Sebanyak 60.000 Kendaraan Diputarbalikkan

Mei 11, 2021
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »