Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

7 Fakta Kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Jatuh di Perairan Kepulauan Seribu

Januari 10, 2021
in Uncategorized

METROJABAR.ID- Pesawat komersial Sriwijaya Air dengan kode penerbangan SJ 182 rute Jakarta-Pontianak jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021) siang.

Sebelumnya, pesawat disebutkan hilang kontak beberapa menit setelah lepas landas. Adapun pesawat maskapai Sriwijaya Air yang jatuh tersebut berjenis Boeing 737-500 dengan kode registrasi PK-CLC. Berikut sejumlah rangkuman mengenai jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJY 182.

1. Delay

BacaJuga

Bedste bier haus slot 100percent Casino Indbetalingsbonusser som Danmark 2026

Play & Win Real money within the 2026

Pesawat Sriwijaya Air SJY 182 dijadwalkan bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 13.25 WIB. Namun, pesawat mengalami penundaan terbang (delay) dan baru mengudara pukul 14.36 WIB dengan pertimbangan cuaca. Dalam penerbangan ini, pesawat mengangkut 43 penumpang dewasa, 7 penumpang anak, 3 penumpang bayi, dan 12 kru.

2. Hilang kontak

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak empat menit setelah lepas landas, pada Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, pesawat hilang dari radar dalam hitungan detik.

Sebelum dinyatakan hilang kontak, pilot sempat meminta naik ke ketinggian 29.000 kaki. “Pada pukul 14.37 WIB, kapten pesawat meminta naik ke ketinggian 29.000 feet (ketinggian jelajah). Dinyatakan hilang kontak pada pukul 14.40 WIB,” kata Budi dalam konferensi pers virtual dari Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu malam.

3. Lokasi

Juru Bicara Menteri Perhubungan Adita Irawati menyebut posisi terakhir pesawat diketahui berada di atas Kepulauan Seribu. Adita memaparkan, pada pukul 14.37 WIB, pesawat melewati ketinggian 1.700 kaki dan melakukan kontak dengan Jakarta approach.

Pada waktu tersebut, pesawat meminta izin menambah ketinggian menuju ketinggian jelajah. Menurut Adita, pesawat mengarah ke barat laut. “

(Pesawat mengarah ke barat laut (north west). Karenanya ATC menanyakan untuk melaporkan arah pesawat. (Namun), dalam hitungan detik, pesawat hilang dari layar radar,” ujar Adita.

4. Upaya pencarian

Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Badan SAR Nasional Mayjen TNI (Mar) Bambang Suryoaji di Kantor Basarnas menuturkan, pihaknya menerima kabar hilangnya pesawat pukul 14.55 WIB.

Setelah itu, mulai pukul 17.00 WIB, upaya pencarian langsung digelar bersama oleh Basarnas, TNI, Polri, Kementerian Perhubungan, dan masyarakat di lokasi yang diduga sebagai titik terakhir pesawat terpantau radar.

Proses pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJY 182 dilakukan dengan melibatkan tim dan peralatan dari Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kementerian Perhubungan, Badan SAR Nasional (Basarnas), TNI AL, dan Polisi Air (Polair).

Setidaknya, delapan kapal Basarnas, empat kapal perang milik TNI AL, dan enam kapal Polair terlibat dalam upaya tersebut.

Instruksi Presiden Jokowi

Melansir pemberitaan Harian Kompas, (10/1/2021) Presiden Joko Widodo juga telah menginstruksikan pengerahan segala upaya untuk mencari pesawat Sriwijaya Air SJY 182. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjanjikan pengerahan kapal survei TNI AL untuk mencari pesawat yang mengalami musibah ini. “Kita kerahkan kapal survei Hidro-Oseanografi yang dapat membantu penginderaan di bawah air selain berbagai jenis kapal dan personel TNI AL,” ujar dia.

Dua kapal survei yang dimiliki TNI AL antara lain KRI Spica dan KRI Rigel, yang dibuat di Perancis.

Kapal ini mempunyai sistem penginderaan dan survei bawah laut termodern di Asia Tenggara.

Selain itu, akan dikerahkan kekuatan dari Armada I dan Lantamal III. Di antaranya KRI Teluj Gilimanuk, KRI Kurau, KRI Parang, KRI Teluk Cirebon, KRI Tjipatdi, KRI Cucut, KRI Tenggiri, dan dua Sea Rider Kopaska, serta dua kapal tunda, yaitu TD Galunggung dan TD Malabar.

5. Penurunan ketinggian pesawat

Berdasarkan data FlightRadar24, pesawat hilang kontak sekitar empat menit setelah lepas landas.

Penurunan ketinggian pesawat dari posisi jelajah hingga hilang dari radar terpantau sekitar setengah menit saja.

Adapun serpihan yang diduga bagian dari pesawat Sriwijaya Air SJY 182, ditemukan di sekitar perairan Kepulauan Seribu menjelang waktu Maghrib, dan pesawat dipastikan jatuh.

6. Posko bantuan

Pemerintah dan Sriwijaya Air membuka posko dan kontak darurat bagi keluarga korban jatuhnya Sriwijaya Air SJY 182. Posko di Bandara Soekarno-Hatta berada di Terminal 2D kedatangan bandara.

Hotline untuk layanan keluarga penumpang dapat melalui 021-80637817. Sementara itu, Sriwijaya Air membuka pokso layanan di kantor perusahaan di Bandara Soekarno-Hatta dan di Pontianak.

7. Pesawat layak terbang

Pesawat yang digunakan dalam penerbangan ini ditenagai dua mesin CFM56-3C1 besutan CFMI, perusahaan milik bersama Safran Aircraft Engine dari Perancis dan GE Aviation dari Amerika Serikat.

“Tapi sayapnya sudah ada flip, jadi ini termasuk keluaran akhir dari Boeing 737 seri 500,” tutur pemerhati penerbangan Yayan Mulyana, Sabtu (9/1/2021) petang.

Pesawat belum masuk keluarga Boeing next generation, atau masih dari keluarga Boeing klasik. Kendati begitu, Yayan menambahkan bahwa kondisi pesawat masih sangat layak dan dipakai oleh banyak maskapai hingga hari ini.

Pesawat Boeing 737-500 yang digunakan pada penerbangan ini, terbang perdana pada 13 Mei 1994, dengan kapasitas maksimal 112 penumpang. (Red./Annisa)

Tags: 7 Fakta KecelakaanBandara Soekarno-HattaBasarnasJakarta-PontianakJatuh di Perairan Kepulauan SeribuKementerian PerhubunganKPLPKRI RigelKRI SpicaPesawat Sriwijaya Air SJ-182PolairTNI AL
ShareTweetPin

BeritaTerkait

Bedste bier haus slot 100percent Casino Indbetalingsbonusser som Danmark 2026

Januari 24, 2026
0

ContentBier haus slot: Din kasino bonus medmindre depositu er nu gennemsigtigIndbetalingsbonus Odds & KasinoFinest Boku play på caribbean beach poker...

Play & Win Real money within the 2026

Januari 24, 2026
0

ArticlesMobile Being compatible to play on the moveThe way we Price an educated Casinos on the internetIn charge playing at...

Kitty Glitter Huge Demo because of the IGT Play our very own Totally free Ports

Januari 24, 2026
0

PostsKitty Sparkle Have and you may IncentivesKittensStardust Gambling enterpriseHarbors Incentive FeatureBells and whistles and you may Extra Series Play our...

Us No-deposit Casinos & Bonuses 2026

Januari 24, 2026
0

ContentAdded bonus code: LCB40Greatest Video game and no Put BonusesGreatest No-deposit Totally free Revolves: Bonanza Games That’s title of your...

All of the Video from MotoGP Latest Reports, Account and you will Interviews

Januari 24, 2026
0

Motegi, such as, needs explosive acceleration of low-tools corners, as the Purple Bull Band having its much time straights notices...

Load More
Next Post
RS Polri Terima Satu Kantong Jenazah Diduga Korban Sriwijaya SJ 182

RS Polri Terima Satu Kantong Jenazah Diduga Korban Sriwijaya SJ 182

Ema Sumarna: Hari ini,  Bandung Berlakukan PPKM Namun Tidak Ada Check Point

Ema Sumarna: Hari ini, Bandung Berlakukan PPKM Namun Tidak Ada Check Point

Discussion about this post

Recommended

Pemerintah Kota Bandung telah menetapkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikadut sebagai pemakaman khusus Covid-19

TPU Cikadut Dijadikan Khusus Pemakaman COVID-19 Oleh Pemkot Bandung

April 5, 2020

Pemkot Bandung Beri Ijin Untuk Sarana Olahraga Beroperasi

Juli 24, 2020

Pin Up bonus: Hər idman həvəskarının qazancı

Oktober 5, 2025

Jelang Pemilu 2024, Kota Bandung Komitmen Wujudkan Kondusif, Tertib, Aman dan Santun

November 25, 2023
Translate »
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi