Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Bentuk Aspirasi Driver Online Jawa Barat Bersatu Ingin Kepastian Dan Jawaban Pihak Pemkot Bandung

Juli 13, 2020
in Uncategorized

KOTA BANDUNG, METROJABAR.ID

Sejak tidak diberlakukannya layanan transportasi online mengangkut penumpang dimasa pandemi Covid-19, kondisi ekonomi Driver Online secara drastis menurun.

Feto Syarif mengungkapkan bahwa dilema tersebut memprihatinkan dimana masalah tersebut dihadapkan menjalar pada masalah yang lainnya, disamping masalah ekonomi juga menjadi masalah dan dilema keluarga hingga perceraian.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

“Maka, DOJB mendesak Pemkot Bandung memutuskan Kepastian Waktu Beroperasi Layanan Angkutan Penumpang,” pinta Feto.

“Jangan anak tirikan kami, seperti halnya angkot jauh hari sudah bisa angkut penumpang,” tambahnya.

Sementara itu, Yaman Didu sebagai Ketua Tim Advokasi DOJB memaparkan poin-poin penyelesaian masalah Driver Online.

Yaman Didu mengungkapkan poin-poin tersebut:

1. Kita menyampaikan aspirasi driver online jawa barat bersatu dan teman-teman ojol lainnya untuk meminta kepastian waktu beroperasionalnya kembali layanan angkutan penumpang.

2. Memasuki masa pandemi covid 19 layanan angkutan penumpang dihentikan, ada banyak dampak ekonomi yg memprihatinkan, diantaranya puluhan driver online diusir dari kobtrakan karena tak bisa bayar, itu yg terpantau.

3. Dari aspek legal pihak pemkot bandung sudah mengeluarkan perwal no 37 tahun 2020, dimana salah satu isinya sudah memperbolehkan layanan ojol untuk penumpang beroperasional kembali.

3. Secara teknis juga sudah pihak aplikator sudah ada kesiapan memenuhi standar covid 19 bagi driver online.

4. Sebelumnya kita sudah ketemu dengan Ketua DPRD Kota Bandung, menyampaikan jika ada rapid test dll sebagai persyaratan driver online meminta layanan gratis untuk rapid dan swab test dari Pemkot Bandung atau Aplikator.

“Jadi baik dari sisi regulasi maupun teknis semuanya sudah siap,” kata Yaman.

Yaman mengatakan bahwa tadi kita sepakat dengan Pemkot Bandung dalam 3 hari ini kita akan mendapat informasi, soal kejelasan waktu layanan penumpang diberlakukan kembali.

“Jika tidak, DOJB dan komunitas ojol dari luar jabar akan melakukan aksi kembali,” tegas Yaman.

” Tadi setelah berkomunikasi dngn oemkot bandung , mereka lanagusng berkomunikasi dengan aplikator dari Go-Jek dan Grab Bike, untuk memutuskan soal kepastian waktu diberlakukannya kembali layanan angkutan penumpang,” tandasnya.

Sementara itu setelah aksi demo BOJB selesai reporter menemui pihak Pemkot Bandung dan diterima baik oleh Asda Ekonomi, Eric Muhammad Athauriq, SH.

Eric ungkapkan bahwa ada dua aspirasi yang bisa diserap kami dalam menerima aspirasi yaitu :
kapan diberlakukan aplikator ojol?
Kapan waktu tepatnya aplikasi itu bisa digunakan?

“Pada dasarnya kami menjelaskan, bahwa melalui Perwal Walikota Bandung nomor 37 Tahun 2020 tentang penerapan adaptasi kebiasaan baru sudah memberikan kesempatan pada operator dan aplikator perusahaan online untuk melakukan aktivitasnya sepanjang memenuhi protokol kesehatan, memenuhi persyaratan yang diberlakukan Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung,” jelas Eric Muhammad Athauriq, SH di Gedung Pemkot Bandung, Senin, 13/7/2020.

Hal tersebut diatas disebutkan Eric bahwa sudah disahkan Pemerintah Kota Bandung sejak tanggal 3 Juli 2020 telah memberikan kesempatan tersebut tinggal dari rekan-rekanlah melakukan permohonan dan memenuhi persyaratan protokol kesehatan yang dibutuhkan itu.

“Namun permohonan secara digital baru diterima hari ini (Senin, 13 /7 /2020), sejak regulasi berjalan dari tanggal 3 juni 2020 dan pasti kami memprosesnya,” tutur Eric.

Eric memaparkan bahwa mereka sudah memahami dengan regulasi Perwal Walikota Bandung tersebut yang jauh hari sudah diakomodasi Pemerintah Kota Bandung jauh sebelum aksi demo Driver Online Jawa Barat Bersatu (DOJB) dilaksanakan.

“Yang nampak terjadi diskomunikasi dimana mereka tidak menerima informasi secara utuh yang telah diumumkan Pemkot Bandung,” tandasnya.

Eric menjelaskan pula terkait surat permohonan akan diproses bersama Dinas Perhubungan sebagai lini sektor terkait hal ini.

“Pada intinya Pemerintah Kota Bandung akan segera merespons permohonan dan aspirasi DOJB tersebut,” pungkasnya. (Red./Annisa)

Tags: Asda EkonomiCovid-19Driver Onlin Jawa barat Bersatumemutuskan kepastian waktu beroperasi layanan angkutan penumpangPemkot Bandung
ShareTweet

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post
Humas Polda Jabar Gelar Pelatihan Bintek Humas Jajaran Tahun 2020

Humas Polda Jabar Gelar Pelatihan Bintek Humas Jajaran Tahun 2020

Program Pembukaan MPLS di Ikuti 45.000 Siswa di Kota Bandung

Program Pembukaan MPLS di Ikuti 45.000 Siswa di Kota Bandung

Discussion about this post

Recommended

Urai Kemacetan di Kawasan Gedebage, Pemkot Bandung Buka Kembali Exit Tol KM 149

Januari 30, 2024
Jabar Himbau Perkuat 3T Selama PPKM Level

Jabar Himbau Perkuat 3T Selama PPKM Level

Agustus 6, 2021

Pj Wali Kota Bandung Resmi Tunjuk Inspektur Dharmawan Jadi Penjabat Sekda Kota Bandung

Juli 2, 2024
Kepala Disdik Kota Bandung Hikmat Ginanjar, melihat perkembangan situasi wabah Covid-19 di Indonesia, khususnya Kota Bandung perlu ada perpanjangan

Disdik Kota Bandung Wacanakan Perpanjang Masa Belajar di Rumah

Maret 26, 2020
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »