Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Komisi IV Dorong Perwal Pelaksana Perda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan Segera Terbit

April 1, 2026
in Bandung Raya

 

METRO JABAR.ID — Pimpinan dan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung menyelenggarakan rapat kerja bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung dalam rangka silaturahmi sekaligus evaluasi terhadap program dan kegiatan Triwulan I dan rencana kerja Triwulan II Tahun 2026, di Ruang Rapat Komisi IV DPRD Kota Bandung, Selasa, 31 Maret 2026.

BacaJuga

Pembahasan LKPJ Wali Kota TA 2025 Diberikan Target Selesai 30 Hari

DPRD Kota Bandung Dorong Pemenuhan Aturan Administratif Cagar Budaya Cikadut

Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung, H. Iman Lestariyono, S.Si., S.H., didampingi oleh Wakil Ketua Komisi IV, H. Rizal Khairul, S.I.P., M.I.P., dan drg. Maya Himawati, Sp.Orto.

Rapat ini juga diikuti oleh para anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung yakni, H. Soni Daniswara, S.E.; Christian Julianto Budiman; H. Deni Nursani, S.Pd.I.; drg. Susi Sulastri; Elton Agus Marjan, S.E.; Muhamad Syahlevi Erwin Apandi; dan Drs. Heri Hermawan, M.M.Pd.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandung Iman Lestariyono menyoroti sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian dan perlu segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Bandung. Salah satunya percepatan pembentukan dan penerbitan peraturan wali kota (Perwal) sebagai turunan dari Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

“Perda ini sudah ada sejak 2018, namun hingga kini Perwalnya belum terbit. Padahal ini merupakan mandat yang harus dilaksanakan. Pemerintah daerah tidak bisa mengabaikan karena ini menyangkut kesejahteraan buruh dan para tenaga kerja lainnya,” ujarnya.

Iman Lestariyono menjelaskan, di samping pembentukan dan penerbitan Perwal Kota Bandung, pihaknya pun menyoroti beberapa program yang belum terealisasi di antaranya penyediaan sembako murah bagi buruh serta fasilitas transportasi seperti bus gratis untuk pekerja.

Komisi IV DPRD Kota Bandung juga menyoroti terkait perubahan kebijakan pelatihan kerja di Disnaker yang kini lebih berfokus pada peningkatan kompetensi dan sertifikasi. Perubahan tersebut pada dasarnya baik, namun perlu diimbangi dengan pendekatan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami tidak mempermasalahkan fokus pada kompetensi, tetapi perubahan yang terlalu drastis akan membuat masyarakat kaget. Pelatihan vokasi tetap penting karena lebih cepat dan aplikatif, serta bisa menjadi bekal dasar untuk bekerja maupun berwirausaha,” ucapnya.

Selain itu, terkait perlunya perlindungan bagi pekerja migran. Terlebih isu pekerja migran ilegal yang menjadi korban penipuan juga menjadi perhatian serius Komisi IV. Beberapa kasus yang melibatkan warga Kota Bandung telah diupayakan penyelesaiannya melalui advokasi.

“Kita masih memiliki PR dalam memberikan perlindungan kepada warga, khususnya terkait pekerja migran. Edukasi dan pengawasan harus diperkuat agar kejadian serupa tidak terulang,” ucap Iman.

Pengangguran Masih Tinggi

Komisi IV mencatat bahwa tingkat pengangguran terbuka di Kota Bandung masih berada di atas 7 persen, lebih tinggi dibandingkan tingkat provinsi maupun nasional.

“Masalah pengangguran ini tidak bisa diserahkan hanya kepada Disnaker. Harus ada kolaborasi lintas dinas dan pendekatan bersama agar bisa ditekan sehingga implementasi nyata dapat dirasakan masyarakat,” katanya.

Iman Lestariyono menegaskan bahwa seluruh masukan dalam rapat kerja harus ditindaklanjuti secara konkret. Ia juga menekankan pentingnya kemitraan antara DPRD dan pemerintah daerah yang berorientasi pada pelayanan.

“Kami berharap masukan ini tidak berhenti pada diskusi atau sekadar forum. Harus dikawal hingga implementasi. Jika belum bisa dilaksanakan, maka harus ada penjelasan yang transparan kepada masyarakat. Kita ingin seluruh warga Kota Bandung, apapun status pekerjaannya, tetap memiliki penghasilan dan kehidupan yang layak,” katanya. ( Fajar )

Tags: Pemkot Bandung
ShareTweet

BeritaTerkait

Pembahasan LKPJ Wali Kota TA 2025 Diberikan Target Selesai 30 Hari

April 2, 2026

DPRD Kota Bandung Dorong Pemenuhan Aturan Administratif Cagar Budaya Cikadut

Maret 31, 2026
Hari Pertama Sekolah Usai Libur Panjang

Hari Pertama Sekolah Usai Libur Panjang

Maret 30, 2026
Radea Respati Ungkap Esensi Evaluasi Kinerja ASN Demi Penyelenggaraan Pemerintahan yang Responsif

Radea Respati Ungkap Esensi Evaluasi Kinerja ASN Demi Penyelenggaraan Pemerintahan yang Responsif

Maret 27, 2026
Pemkot Bandung Kaji Kebijakan WFH dan PJJ

Pemkot Bandung Kaji Kebijakan WFH dan PJJ

Maret 26, 2026
Load More
Next Post

Pembahasan LKPJ Wali Kota TA 2025 Diberikan Target Selesai 30 Hari

Discussion about this post

Recommended

Pemkot Bandung Mulai Bangun Proyek Jaringan Infrastruktur Pasif Telekomunikasi Sepanjang 274 Km

Juni 22, 2024

Pemerintah Kota Bandung Bentuk Satgas Anti-Premanisme

Maret 27, 2025
Bandung Youth Care menggulirkan Gerakan 1.000 Opor Lebaran di Kosan

BANDUNG YOUTH CARE BAGIKAN OPOR UNTUK PENGHUNI INDEKOS

Mei 26, 2020
Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Rudy Sufahriadi meresmikan RS. Bhayangkara Tk. IV Cianjur Polda Jabar

RS. BHAYANGKARA TK. IV CIANJUR POLDA JABAR DI RESMIKAN OLEH KAPOLDA JABAR

Juni 25, 2020
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »