Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

DPRD Dorong Penguatan Pengawasan Distribusi Pangan di Pasar Tradisional Maupun Modern

Maret 18, 2026
in Bandung Raya
DPRD Dorong Penguatan Pengawasan Distribusi Pangan di Pasar Tradisional Maupun Modern
METRO JABAR.ID —  DPRD Kota Bandung mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk memperketat pengawasan distribusi pangan, baik di pasar tradisional maupun ritel modern. Langkah ini dinilai strategis dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan pemerataan akses pangan bagi seluruh masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung, Hj. Siti Marfuah, S.S., S.Pd., M.Pd menjelaskan harga pangan secara umum masih dalam kondisi relatif stabil. Namun demikian, terdapat indikasi penurunan daya beli masyarakat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan berdasarkan hasil pemantauan terkini terkait harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok yang dilakukan ke Pasar Kosambi dan Pasar modern Yogya Sunda, bersama Anggota Komisi II DPRD Kota Bandung, Indri Rindani dan Eko Kurnianto W. S.T., M.Pmat., serta Wali Kota Bandung, M. Farhan, Selasa, 17 Maret 2026.

Siti Marfuah juga menekankan terkait potensi terjadinya aksi borong (panic buying) akibat isu global menjadi perhatian serius.

“Hal ini tentu menjadi perhatian kami di DPRD untuk disampaikan kepada Wali Kota. Terutama terkait isu global yang berkembang, termasuk dampak konflik internasional. Jangan sampai terjadi panic buying. Meskipun saat ini belum terasa secara signifikan, Pemerintah Kota harus memastikan kondisi tersebut tidak terjadi di tengah masyarakat,” ujarnya

Ia juga menekankan pentingnya transparansi data dari pengelola pasar guna mencegah praktik penimbunan barang, baik karena faktor kepanikan maupun kepentingan tertentu. Pengawasan yang ketat sangat diperlukan agar distribusi pangan tetap merata dan masyarakat tidak dirugikan.

Oleh karena itu, baik di tradisional maupun modern, untuk terus memperbarui dan melaporkan aktivitas pembelian dalam skala besar. Siti Marfuah juga menambahkan, Pemkot untuk segera melakukan sinkronisasi data ketersediaan dan distribusi pangan, serta melaksanakan operasi pasar apabila diperlukan.

Selain itu, edukasi kepada masyarakat terkait konsumsi yang bijak dan rasional perlu terus digencarkan guna menjaga stabilitas psikologis pasar dan mencegah kepanikan.

“Kami berharap Pemerintah Kota Bandung dapat lebih responsif dalam mengambil langkah-langkah strategis guna meningkatkan daya beli masyarakat. Pastikan seluruh kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi dengan baik,” ucapnya.( Gilang )

 

BacaJuga

Pakar Imbau Warga Tak Panik Soal BBM

Pemkot Bandung dan KPK Perkuat Pencegahan Korupsi

METRO JABAR.ID —  DPRD Kota Bandung mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk memperketat pengawasan distribusi pangan, baik di pasar tradisional maupun ritel modern. Langkah ini dinilai strategis dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan pemerataan akses pangan bagi seluruh masyarakat di tengah dinamika ekonomi global.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bandung, Hj. Siti Marfuah, S.S., S.Pd., M.Pd menjelaskan harga pangan secara umum masih dalam kondisi relatif stabil. Namun demikian, terdapat indikasi penurunan daya beli masyarakat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan berdasarkan hasil pemantauan terkini terkait harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok yang dilakukan ke Pasar Kosambi dan Pasar modern Yogya Sunda, bersama Anggota Komisi II DPRD Kota Bandung, Indri Rindani dan Eko Kurnianto W. S.T., M.Pmat., serta Wali Kota Bandung, M. Farhan, Selasa, 17 Maret 2026.

Siti Marfuah juga menekankan terkait potensi terjadinya aksi borong (panic buying) akibat isu global menjadi perhatian serius.

“Hal ini tentu menjadi perhatian kami di DPRD untuk disampaikan kepada Wali Kota. Terutama terkait isu global yang berkembang, termasuk dampak konflik internasional. Jangan sampai terjadi panic buying. Meskipun saat ini belum terasa secara signifikan, Pemerintah Kota harus memastikan kondisi tersebut tidak terjadi di tengah masyarakat,” ujarnya

Ia juga menekankan pentingnya transparansi data dari pengelola pasar guna mencegah praktik penimbunan barang, baik karena faktor kepanikan maupun kepentingan tertentu. Pengawasan yang ketat sangat diperlukan agar distribusi pangan tetap merata dan masyarakat tidak dirugikan.

Oleh karena itu, baik di tradisional maupun modern, untuk terus memperbarui dan melaporkan aktivitas pembelian dalam skala besar. Siti Marfuah juga menambahkan, Pemkot untuk segera melakukan sinkronisasi data ketersediaan dan distribusi pangan, serta melaksanakan operasi pasar apabila diperlukan.

Selain itu, edukasi kepada masyarakat terkait konsumsi yang bijak dan rasional perlu terus digencarkan guna menjaga stabilitas psikologis pasar dan mencegah kepanikan.

“Kami berharap Pemerintah Kota Bandung dapat lebih responsif dalam mengambil langkah-langkah strategis guna meningkatkan daya beli masyarakat. Pastikan seluruh kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi dengan baik,” ucapnya.( Gilang )

 

Tags: Pemkot Bandung
ShareTweetPin

BeritaTerkait

Pakar Imbau Warga Tak Panik Soal BBM

Pakar Imbau Warga Tak Panik Soal BBM

Maret 13, 2026
Pemkot Bandung dan KPK Perkuat Pencegahan Korupsi

Pemkot Bandung dan KPK Perkuat Pencegahan Korupsi

Maret 12, 2026
Pemkot Bandung Perkuat Pencegahan Bunuh Diri

Pemkot Bandung Perkuat Pencegahan Bunuh Diri

Maret 11, 2026
Pastikan BBM di Kota Bandung Aman

Pastikan BBM di Kota Bandung Aman

Maret 10, 2026
Farhan Ultimatum Apjatel Tuntaskan Pekerjaan

Farhan Ultimatum Apjatel Tuntaskan Pekerjaan

Maret 9, 2026
Load More

Discussion about this post

Recommended

Kebakaran Melanda Sebuah Rumah di Cikutra Bandung, Lurah Cikutra Asri Desiyani dan Tim Gerak Cepat Fasilitasi Bantuan Untuk Warga Terdampak

Maret 23, 2023

Kembalikan Fungsi RTH, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Kawasan Cikapundung River Spot

April 10, 2023

Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Bandung Tumbuh 5,07 Persen

Maret 2, 2024

Pemerintah Kota Bandung Bentuk Satgas Anti-Premanisme

Maret 27, 2025
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »