Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Disdik Kota Bandung Lakukan Simulasi 1-4 Pekan

Desember 8, 2020
in Uncategorized
Persiapan Pembelajaran Tatap Muka, Disdik Kota Bandung Lakukan Simulasi 1-4 Pekan

KOTA BANDUNG, METROJABAR.ID- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memilih berhati-hati untuk membuka pembelajaran tatap muka. Kendati sangat hati-hati, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung telah merancang sejumlah persiapan jika pembelajaran tatap muka dimulai.

Berbagai kajian telah dilakukan, dan meski saat ini belum memungkinkan, Disdik Kota Bandung sudah menginstruksikan kepada setiap sekolah untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) Covid-19. Tugas Satgas Covid-19 adalah, mengedukasi dan menyosialisasikan tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) penerapan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi covid-19.

Edukasi dan sosialisasi khususnya kepada kepada para guru, tata usaha atau staf sekolah dan utamanya bagi siswa beserta orang tua.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Selain itu, Disdik Kota Bandung juga menyiapkan sarana prasarana sekolah berbasis standarisasi protokol kesehatan Covid-19. Di antaranya menambah fasilitas pendukung guna menopang pembelajaran tatap muka untuk teori maupun praktek.

Di antaranya menyediakan wastafel cuci tangan, spray dan cairan disinfektan,  handsanitizer dan thermogun. Kemudian di area toilet, selasar, tempat antri ataupun titik kumpul siswa lainnya harus diberi tanda untuk menjaga jarak.

Untuk sementara sekolah menutup area kantin dan membuat media publikasi berisi informasi pembelajaran tatap muka yang mengacu pada protokol kesehatan. Bagi sekolah yang mempunyai bangunan bertingkat, juga ada pengaturan mobilitas siswa saat melewati tangga.

Apabila keputusan pembelajaran sekolah tatap muka sudah diambil, sekolah tinggal menjalankan prosedur yang telah dirancang. Sebelum memulai pembelajaran tatap muka, Disdik Kota Bandung akan melakukan tahap simulasi selama 1-4 pekan. Selanjutnya, masa transisi skema baru sekolah di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di tengah pandemi Covid-19 yang diperkirakan membutuhkan waktu hingga dua bulan.

Jika situasi Covid-19 di Kota Bandung membaik, Pemkot Bandung akan tetap sangat mencermati situasi dan kondisi di lapangan guna menjaga keselamatan peserta didik. Penyiapan sarana dan prasarana berbasis protokol kesehatan Covid-19 ini harus diinformasikan oleh sekolah melalui unggahan data lewat Dapodik.

Para siswa juga harus mengetahui perangkat yang bisa dibawa ke sekolah. Lalu para siswa, guru beserta tata usahanya juga mesti mengisi kuesioner terkait Self Health Assessment dan transportasi yang digunakan untuk menuju ke sekolah. Terakhir, harus ada surat persetujuan dari orang tua atau wali siswa.

Untuk protokoler kesehatan selama di sekolah, wajib memakai masker tiga lapis dan membawa cadangannya. Tetap menjaga jarak di setiap tempat dan aktivitas dan mencuci tangan secara berkala. Kemudian membawa bekal makanan, perlengkapan beribadah dan handsanitizer masing-masing sebagai pelengkap.

Sekolah juga harus menyipkan masker, sarung tangan dan faceshield bagi para guru yang hendak mengajar. Kemudian jam masuk dan pulang sekolah juga diatur dan disesuaikan dengan perancangan jadwal pembelajaran guna mengoptimalkan penerapan social distancing.

Saat kembali ke rumah sekolah memberikan jurnal pribadi siswa terkair kesehatan selama masa belajar di rumah serta tetap diberikan modul pembelajaran.

Mengenai strategi tahapan simulasi nantinya para siswa yang hadir di sekolah hanya berkisar antara 10-25 persen dari jumlah keseluruhan. Para siswa akan belajar di sekolah secara bergiliran dengan dibiasakan untuk penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Memasuki masa transisi dan AKB pembelajaran tatap muka yang baru nantinya jumlah siswa akan ditambah menjadi 50 persen. Siswa yang hadir akan diatur oleh pihak sekolah yang disesuaikan dengan sarana prasarana sesuai protokol kesehatan. (Red./Azay)

Tags: AKBDisdik Kota BandungLakukan Simulasi 1-4 PekanPANDEMI COVID-19Pemkot BandungPenerapan Social distancingPersiapan Pembelajaran Tatap MukaSatgas Penanganan Covid-19 Kota BandungSelf Health Assessmentterapkan Protokol kesehatan
ShareTweetPin

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post
Hari Pertama Uji Coba Fly Over Jalan Jakarta-Supratman Berjalan Lancar

Hari Pertama Uji Coba Fly Over Jalan Jakarta-Supratman Berjalan Lancar

Terkuak! Geledah Kantor Kemensos, KPK Sita Dokumen Bansos Corona

Terkuak! Geledah Kantor Kemensos, KPK Sita Dokumen Bansos Corona

Discussion about this post

Recommended

Selama Libur Nataru, 2 CFD di Kota Bandung Ditiadakan

Desember 18, 2023

Pemkot Bandung Luncurkan Program Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer di 40 Puskesmas

November 19, 2024
Semangat dan Sinegritas H.Erwin SE, bersama warga RT 01 RW 15 Babakan Surabaya Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung

Semangat dan Sinergiritas H Erwin SE Bersama Warga Membangun Kirmir Sementara yang Longsor

April 3, 2020
Ketua Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Bandung, Siti Muntamah Oded menilai, pemilihan duta Generasi Berencana (Genre) menjadi salah satu metode pendekatan yang baik untuk mencetak remaja unggulan.

DUTA GENRE STRATEGI PEMKOT BANDUNG PERSIAPKAN BONUS DEMOGRAFI

Maret 14, 2020
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »