Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Ema Sumarna: Tidak Ada Temuan Kasus Klaster dari Sektor Ekonomi Kota Bandung

Oktober 24, 2020
in Uncategorized
Ema Sumarna: Tidak Ada Temuan Kasus Klaster dari Sektor Ekonomi Kota Bandung

KOTA BANDUNG, METROJABAR.ID- Ketua Pelaksana Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna menilai kecermatan merelaksasi sektor ekonomi mampu diseimbangkan dengan faktor kesehatan. Indikasinya, hingga kini belum ada temuan kasus dari klaster ekonomi di Kota Bandung.

“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ditemukan kasus dari relaksasi sektor ekonomi yang kita berikan. Mudah-mudahan ini bertahan dan badai pandemi ini cepat berlalu,” ungkap Ema saat menjadi narasumber acara talkshow daring bersama Harian Umum Pikiran Rakyat, Jumat (23 Oktober 2020).

Ema memaparkan, sejak Covid-19 terdeteksi di Kota Bandung pada Maret silam, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung langsung mengambil berbagai langkah penanganan. Di antaranya dengan segera menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Namun konsekuensinya, sambung Ema, sektor ekonomi di Kota Bandung langsung terdampak. Mengingat Pemkot Bandung mengawal aktivitas selama PSBB demi menyelamatkan kesehatan masyarakat.

Ema menambahkan, pandemi Covid-19 tidak hanya membuat ekonomi masyarakat menjadi guncang. Namun, juga turut berpengaruh pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkot Bandung yang sumber utamanya merupakan dari pajak.

“Misalnya hotel ada yang mungkin sampai tidak ada tamu sama sekali. Restoran juga ditutup. Kemudian hiburan juga pada saat itu aktivitasnya ditutup,” ujarnya.

“Parkir juga itu hidupnya di mal. Pajak penerangan jalan juga tergantung aktivitas pemakaian listrik. BPHTB juga berkenaan jual beli dan investasi yang di saat itu drop. Dan juga yang lainnya,” bebernya.

Untuk itu, Ema mengungkapkan Pemkot Bandung bersama jajaran pimpinan daerah yang tergabung di Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 secara berkala membahas strategi penanggulangan secara menyeluruh.

Bukan hanya menangani masalah virus coronanya saja, namun juga turut diperhitungkan antisipasi dampak yang memungkinkan terjadi.

“Ancamannya memang sangat logis. Usaha tidak jalan, pengusaha menutup usahanya dan muncul ancaman PHK atau dirumahkan. Kalau itu terjadi bisa bergeser pada permasalahan sosial,” katanya.

Pemkot, lanjutnya, dengan kecermatan yang semaksimal mungkin dan berembuk dengan semua unsur pimpinan kota merumuskan berbagai langkah penanganan. (Red./Annisa)

Tags: Covid-19Ketua Pelaksana Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota BandungPAD Kota BandungPemkot BandungPHKPSBBTidak Ada Temuan Kasus Klaster Relaksasi Sektor Ekonomi Kota Bandung
ShareTweetPin

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post
RSUD Al Ihsan,YPPCBL dan PABMI Jabar Gelar Baksos Operasi Bibir Sumbing dan langit-langit secara massal

RSUD Al Ihsan,YPPCBL dan PABMI Jabar Gelar Baksos Operasi Bibir Sumbing dan langit-langit secara massal

BMKG: Gempa 5,9 Magnitudo Guncang Pangandaran

BMKG: Gempa 5,9 Magnitudo Guncang Pangandaran

Discussion about this post

Recommended

Pemprov Jabar Akan Percepat Perbaikan Atap Gedung Pusat Kebudayaan Kota Bandung yang Ambruk

Oktober 30, 2024

Geger Mayat Dalam Karung Terkubur di Kaki Gunung Cikuray Garut, Sejumlah Pria Diamankan Polisi

Oktober 25, 2021

Paparkan Tugas Komisi II DPRD di Ruang Inspirasi Radio MQFM

Februari 10, 2025

Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Dimulai Februari 2025, Pemerintah Alokasikan Anggaran Rp 4,7 Triliun

Januari 8, 2025
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »