Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Kementrian PANRB Mengevaluasi 3 Sektor Layanan Publik di Kota Bandung

September 11, 2020
in Uncategorized
Kementrian PANRB Mengevaluasi 3 Sektor Layanan Publik di Kota Bandung

KOTA BANDUNG, METROJABAR,ID- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengevaluasi pelayanan publik di Kota Bandung. Evaluasi tersebut dilakukan langsung oleh Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah I Kementerian PANRB Jeffrey Erlan Muller, Kamis, 10 September 2020.

Ada tiga sektor yang menjadi pilihan untuk mewakili layanan publik Kota Bandung secara keseluruhan. Ketiganya yaitu RSUD Kota Bandung, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

“Tiga dinas ini yang termasuk pelayanan dasar, dan ini paling banyak dibutuhkan oleh masyarakat. Rumah sakit untuk kesehatan masyarakat, itu terus dijaga. DPMPTSP ialah pintu masuk perizinan dari investasi dan ini menjadi penting,” beber Jeffrey di Balai Kota Bandung.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

“Disdukcapil, ini layanan dasar yang mengurus kita dari lahir sampai mati. Urusan administrasi ini, urusan utama dan pokok,” imbuhnya.

Selama ini, ketiga instansi tersebut telah memiliki predikat yang amat baik dilihat dari segi pelayanan kepada publik. DPMPTSP, misalnya, selalu memperoleh penghargaan sebagai pelayanan publik terbaik tiga tahun berturut-turut. Demikian pula Disdukcapil yang selalu bertengger dengan predikat “Sangat Baik.”

“Kami memberikan penilaian khusus (kepada Disdukcapil) pada tahun 2019 menjadi kategori “Sangat baik.” Di atasnya lagi ada “Pelayanan Prima” atau “Service Excellent.” Sedikit lagi itu,” ungkap Jeffrey.

Ia membuka pintu lebar-lebar untuk Pemkot Bandung berkonsultasi tentang evaluasi-evaluasi yang bisa dilakukan oleh dinas terkait guna menyempurnakan layananannya. Ia pun berharap ketiga instansi ini bisa menjadi percontohan bagi perangkat daerah lainnya.

“Ini bisa dijadikan contoh bagi OPD-OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang lain. Ini bukan hanya contoh untuk Kota kabupaten lain, tidak hanya di Jawa Barat, melainkan ke daerah lain,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Oded M. Danial bertekad terus berupaya meningatkan kualitas layanan publik. Tahun ini, seyogianya Pemkot Bandung bisa mendirikan Mal Pelayanan Publik (MPP) yang ditargetkan di dua lokasi. Namun, situasi pandemi membuat mimpi itu harus ditunda.

“Kami sudah menyiapkan dua tempat. Satu di pasar Kosambi dan Satu lagi ada kolaborasi dengan pihak swasta untuk menyiapkan lokasi di wilayah Bandung Timur. Tapi pandemi ini mengharuskan kami ‘refocusing’ anggaran,” jelasnya.

Ia mengaku tak akan putus harapan. Kendati Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung anjlok tahun ini, ia akan melakukan berbagai cara agar mimpi itu bisa diwujudkan tahun berikutnya.

“Walaupun terkendala, terdampak Covid-19, MPP yang ada di Kosambi kita lanjutkan. Itu semangat kita,” tekadnya. (Red./Azay)

Tags: Dampak Covid-19DISDUKCAPIL kota bandungDPMPTSP Kota BandungKementrian PANRBMengevaluasi 3 Sektor Layanan Publik di Kota BandungMPPOPDPADRSUD Kota BandungWalikota Bandung
ShareTweetPin

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post
KI dan Bawaslu Jabar Tandatangani Nota Kesepahaman Bersama Untuk Pilkada Serentak 2020

KI dan Bawaslu Jabar Tandatangani Nota Kesepahaman Bersama Untuk Pilkada Serentak 2020

Prawita GENPPARI: Desain Cai Kahuripan Batujajar Berpotensi Menjadi “Kampung Budaya Nusantara”

Prawita GENPPARI: Desain Cai Kahuripan Batujajar Berpotensi Menjadi "Kampung Budaya Nusantara"

Discussion about this post

Recommended

Solusi untuk Kota Bandung yang Bersih !

Januari 23, 2025

Bawaslu RI Sebut 2.413 TPS Berpotensi Akan Gelar Pemungutan Suara Ulang

Februari 15, 2024

Pemkot Bandung Segera Salurkan 2.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

April 8, 2022

Rumah Singgah Di Kota Bandung, Khusus Rujukan Pasien Ke RSHS Warga Kota Sukabumi

Desember 11, 2019
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »