Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
No Result
View All Result
Metrojabar.id
No Result
View All Result
  • DITERBITKAN
  • Media Terkini dan Aktual
  • Redaksi

Menjelang Harganas (Hari Keluarga Nasional) DPPKB Kota Bandung Targetkan 18.000 Akseptor KB

Juni 26, 2020
in Uncategorized
Kepala DPPKB Kota Bandung, Andri Darusman

Kepala DPPKB Kota Bandung, Andri Darusman

BANDUNG, METROJABAR.ID – DINAS Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung menargetkan 18.000 akseptor Keluarga Berencana (KB) saat puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang diperingati tanggal 29 Juni 2020 mendatang. Hal ini merupakan bagian dari gerakan nasional 1 juta akseptor se-Indonesia.

Kepala DPPKB Kota Bandung, Andri Darusman mengaku sudah memulai menerima kembali akseptor KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) setelah sekian lama tutup layanan karena pandemi Covid-19. Selama wabah ini, DPPKB hanya membuka layanan kontrasepsi pil dan kondom.

“Kami sementara tidak menerima pemasangan kontrasepsi jangka panjang. kalau tidak ada keluhan, pil dan kondom saja yang kita fasilitasi secara langsung. Kalau ada keluhan baru kita rekomendasi untuk dilayani,” ungkap Andri dalam acara Bandung Menjawab di Auditorium Rosada Balai Kota Bandung, Kamis, 25 Juni 2020.

BacaJuga

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Oleh karena itu, pada momentum Harganas ini, DPPKB membuka kesempatan bagi pasangan usia subur untuk memasang alat kontrasepsi demi mendukung program KB. Hal itu menjadi upaya untuk menciptakan keluarga yang berkualitas di masa depan.

Pasangan yang ingin mengikuti program ini bisa mendaftarkan diri kepada para kader Posyandu. Setelah itu, mereka akan mendapatkan layanan di fasilitas kesehatan terdekat.

“Kami sudah mendistribusikan alat kontrasepsi ke semua faskes, jadi insyaallah kalau warga ingin ber-KB tidak terkendala,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Keluarga Berencana DPPKB Kota Bandung, Sri Erna Puspita Sitepu menuturkan, hingga saat ini, penggunaan alat kontrasepsi di Kota Bandung sudah cukup baik. Setidaknya, 75% dari 365.000 pasangan usia subur telah menggunakannya. Harapannya, angka kelahiran di Kota Bandung bisa terkendali.

“Kalau di Kota Bandung bagus. Penerapan KB sudah baik, dilihat dari penggunaan KB oleh pasangan usia subur,” katanya.

Selain itu, angka kelahiran total atau Total Fertility Rate (TFR) Kota Bandung berada di angka 1,97. Hal itu menunjukkan bahwa rata-rata seorang wanita melahirkan di masa suburnya adalah dua anak saja.

Di masa pandemi ini, tren kehamilan juga menunjukkan angka yang menurun. Namun, Sri tidak ingin cepat menyimpulkan sebab data tersebut dinilai belum lengkap. Pada bulan Mei ini, angka kehamilan di Kota Bandung mencapai 2.210 kehamilan.

“Tren untuk kehamilan memang turun. Tetapi kami menganalisa, kemungkinan karena datanya belum semua masuk. Karena kita banyak petugas puskesmas yang WFH, atau Posyandunya tidak jalan. Karena ibu hamil biasanya datang ke Posyandu,” tuturnya. (Red/Annisa)

Tags: Bandung RayaHARGANASKadis DPPKB Kota BandungKESEHATAN
ShareTweetPin

BeritaTerkait

Wali Kota Bandung Tegaskan Tak Boleh Ada BABS

Januari 14, 2026

Pemkot Bandung Siapkan Operasi Penertiban

Januari 13, 2026

Farhan Tegaskan RTH Sumber Kehidupan

Januari 12, 2026

Komisi III Minta Seluruh OPD Kompak Terlibat Benahi Persoalan Sampah Di Kota Bandung

Desember 24, 2025

Pemkot Bandung Perkuat Harmoni dan Pelayanan Publik

Desember 23, 2025
Load More
Next Post
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmaja memberikan sambutan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD)

Kajian Cepat Ombudsman Mendapat Dukungan Dari Pemprov Jabar Terkait Transportasi di Masa Pandemi Covid-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Villa So Long dan Pantai So Long di Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur

Banyuwangi Mendapat Pujian Saat Presiden Meninjau Prakondisi Menuju AKB Dari Sektor Pariwisata

Discussion about this post

Recommended

PERNYATAAN LURAH CIJAGRA HASIL SWAB TEST DI NYATAKAN POSITIF COVID-19

PERNYATAAN LURAH CIJAGRA HASIL SWAB TEST DI NYATAKAN POSITIF COVID-19

Juni 25, 2020

Cegah Pemudik Kehabisan Bensin di Tengah Kemacetan, Polresta Bandung Luncurkan Pom Mini Mobile

April 22, 2022

Oded Minta Pelti Kota Bandung Lahirkan Atlet Berprestasi

September 2, 2020

Dishub Kota Bandung Sebut Tidak Ada Kecelakaan Lalu Lintas Selama Masa Mudik Lebaran 2024

April 20, 2024
No Result
View All Result
  • Home
  • Bandung Raya
  • Nasional
  • Redaksi
Translate »